Padang – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, secara resmi membuka pembekalan dan melepas 2.530 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-52 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Gedung J Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Senin (15/6/2026).
Dalam kuliah umumnya, Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Dia menyebut KKN sebagai laboratorium kehidupan yang krusial untuk menguji kualitas kepemimpinan dan pengabdian generasi muda.
“Manfaatkan KKN ini dengan sungguh-sungguh sebagai ruang melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan bangsa. Saya berharap UIN-IB Padang menjadi salah satu motor lahirnya pemikiran-pemikiran besar untuk masa depan Indonesia,” tegas Muhaimin.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menjelaskan KKN tahun ini mengusung tema ‘An-Nahl Berdampak Berdaya, Tangguh dan Berbudaya’.
Sebanyak 2.530 mahasiswa dari berbagai fakultas dijadwalkan melaksanakan pengabdian masyarakat mulai 20 Juli hingga 19 Agustus 2026 di berbagai daerah di Sumatera Barat maupun luar provinsi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang memberikan apresiasi atas kontribusi UIN Imam Bonjol dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Fadly mengajak para mahasiswa untuk mendukung program strategis Pemko Padang, termasuk program unggulan ‘Smart Surau’.
“Smart Surau memiliki sejumlah aktivasi yang menyasar pembentukan karakter anak dan remaja, seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfidz, hingga penyediaan ruang belajar digital di masjid yang dilengkapi akses WiFi gratis. Kami berharap adik-adik mahasiswa KKN UIN-IB Padang ikut mendukung kesukseskan program ini ketika hadir di tengah masyarakat,” ujar Fadly.
Selain itu, Wali Kota Padang juga memaparkan dukungan Pemko Padang terhadap aksesibilitas Kampus III UIN Imam Bonjol, yakni melalui penyediaan delapan unit feeder bus serta upaya pelebaran jalan menuju kawasan kampus yang dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Semoga ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan dapat diimplementasikan secara baik,” tambah Fadly.
Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Firdaus, unsur Forkopimda Kota Padang, serta jajaran pimpinan dan civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang.






