Kabupaten AgamPemerintah

Pemkab Agam Optimalkan Peran Masjid Sebagai Pusat Kreativitas dan Pemberdayaan Masyarakat

95
×

Pemkab Agam Optimalkan Peran Masjid Sebagai Pusat Kreativitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Nagari Creative Hub Berbasis Masjid (NCHBM) Tahun 2026 di Aula Bappeda Agam, Kamis (25/6).

Kegiatan ini bertujuan memantapkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan inovasi ekonomi daerah.

Bupati Agam, Benni Warlis, menekankan bahwa masjid harus berfungsi lebih luas, tidak sekadar tempat ibadah ritual.

“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan shalat lima waktu, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas dan pengembangan generasi,” ujar Benni.

Ia menambahkan, melalui semangat Bangkik dari Surau, pemerintah daerah berupaya melahirkan generasi berkarakter yang produktif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Sebagai program unggulan, NCHBM dirancang untuk mengintegrasikan nilai keagamaan dengan pusat inovasi, kolaborasi, dan penguatan ekonomi warga.

Benni menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengidentifikasi intervensi yang tepat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Pemerintah nagari juga diminta aktif menggerakkan seluruh elemen NCHBM agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Agam, Handria Asmi, mengatakan rakor ini berfungsi untuk menyamakan persepsi sekaligus mengevaluasi kinerja satu tahun terakhir.

“Pertemuan ini menjadi evaluasi agar program terus mengalami peningkatan kualitas dari tahun ke tahun,” jelas Handria.

Menurut Handria, NCHBM difokuskan untuk mencetak wirausaha muda, memperkuat UMKM, serta menyediakan ruang pelatihan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Rapat koordinasi ini menjadi landasan penyusunan strategi pengembangan NCHBM di masa mendatang guna mewujudkan nagari yang inovatif dan berdaya saing.

Seluruh arah kebijakan program ini tetap berpegang teguh pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.