Kota PadangSosial

Pemko Padang Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Kebakaran Kampung Jawa

134
×

Pemko Padang Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Kebakaran Kampung Jawa

Sebarkan artikel ini

Bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) "Padang Sigap".

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada warga korban kebakaran di Jalan Kampung Jawa Dalam III, Kecamatan Padang Barat, Rabu (15/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, sebagai wujud kehadiran pemerintah bagi warga yang tertimpa musibah.

Bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) “Padang Sigap”.

Maigus menyatakan program tersebut dirancang untuk mempercepat perlindungan, penanganan, dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

Kebakaran yang terjadi pada Juni 2026 itu menghanguskan dua unit rumah serta 32 rumah petak.

Hasil penyelidikan awal menduga musibah tersebut dipicu oleh korsleting listrik dengan taksiran kerugian material mencapai miliaran rupiah.

Pemkot Padang memberikan bantuan tunai kepada lima Kepala Keluarga (KK) dengan besaran bervariasi sesuai tingkat kerusakan bangunan.

Frideka Binatama Rulva dan Nasrul masing-masing menerima santunan sebesar Rp15 juta.

Sementara itu, Mardison menerima Rp10 juta, Liani Rp1,5 juta, serta Muhammad Azam Rp1 juta.

Selain bantuan tunai, BAZNAS Kota Padang turut menyalurkan santunan sebesar Rp1,5 juta dan paket sembako untuk setiap korban.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga memfasilitasi penerbitan kembali seluruh dokumen kependudukan yang turut hangus terbakar.

Maigus berharap bantuan komprehensif ini mampu meringankan beban mendesak serta mempercepat pemulihan ekonomi dan psikologis para korban.

Ia turut memberikan apresiasi atas kolaborasi solid antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BAZNAS dalam penanganan bencana ini.

Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan rumah tangga guna mencegah terjadinya korsleting di masa depan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.