Kabupaten DharmasrayaPemerintah

ercepat Generasi Emas, Bupati Annisa Berikan Bantuan Gizi bagi 251 Ibu di Dharmasraya

86
×

ercepat Generasi Emas, Bupati Annisa Berikan Bantuan Gizi bagi 251 Ibu di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini

Program ini menyasar ibu hamil dan menyusui yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) guna meningkatkan kualitas gizi serta menekan angka stunting sejak dini.

Koto Salak – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan Tahap III Program Permakanan kepada ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Koto Salak, Selasa (21/7/2026).

Program ini menyasar ibu hamil dan menyusui yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) guna meningkatkan kualitas gizi serta menekan angka stunting sejak dini.

Sebanyak 251 orang menerima bantuan pada tahap ketiga ini di seluruh wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Khusus di Kecamatan Koto Salak, bantuan disalurkan kepada 17 penerima yang terdiri dari 13 ibu hamil dan 4 ibu menyusui.

Bupati Annisa menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak dalam kandungan.

“Bantuan ini merupakan komitmen kami membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Annisa.

Ia menegaskan keinginannya untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh optimal demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurut Annisa, pembangunan manusia menjadi prioritas utama sekaligus fondasi kemajuan Dharmasraya.

Ia menilai pencegahan stunting sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.

Tahun ini, program tersebut memprioritaskan masyarakat kategori desil 1 dan 2 karena keterbatasan fiskal daerah.

“Jika kondisi keuangan daerah membaik, cakupan program ini akan diperluas hingga menyasar masyarakat pada desil 5,” imbuhnya.

Bupati turut mengimbau warga agar proaktif melapor ke pemerintah nagari, kader Posyandu, atau Puskesmas jika memenuhi kriteria penerima bantuan.

Kepala Dinsos P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, merinci total penerima manfaat program mencapai 622 orang di seluruh kecamatan.

Data tersebut mencakup 549 ibu hamil dan 73 ibu menyusui dengan kondisi KEK.

Setiap penerima mendapatkan bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan bertahap sejak masa kehamilan hingga enam bulan pascamelahirkan.

Pemerintah daerah berharap pemenuhan nutrisi ini mampu melahirkan bayi sehat dan mempercepat penurunan angka stunting di Dharmasraya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.