NasionalPemerintah

Kementerian PUPR Kirim Tim Tanggap Darurat ke Palu

666
×

Kementerian PUPR Kirim Tim Tanggap Darurat ke Palu

Sebarkan artikel ini
Seorang anak melintas di reruntuhan bangunan saat Gempabumi di Donggala, Sulawesi Tenggah. Dok. BNPB.
Seorang anak melintas di reruntuhan bangunan saat Gempabumi di Donggala, Sulawesi Tenggah. Dok. BNPB.
Seorang anak melintas di reruntuhan bangunan saat Gempabumi di Donggala, Sulawesi Tenggah. Dok. BNPB.
Seorang anak melintas di reruntuhan bangunan saat Gempabumi di Donggala, Sulawesi Tenggah. Dok. BNPB.

JAKARTA, KABARSUMBAR-Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaya menyampaikan, untuk mempercepat rehabilitasi bangunan dan gedung yang terdampak akibat gempa 7,4 SR melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala, Mamuju, Kabupaten Mamuju di Sulawesi Tengah (Sulteng), tim tanggap darurat telah diterjunkan ke lokasi.

Tim tanggap darurat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) akan melakukan pendataan.

“Tim akan melakukan indentifikasi awal.” katanya, Sabtu (29/8/2018).

Identifikasi dimaksud oleh pihak Kementerian PUPR, yakni mencatat kondisi kerusakan yang paling vital saat gempa dan Tsunami. Mengirimkan bala bantuan seperti tim tanggap darurat serta alat berat.

Nantinya akan dibackup TNI, Polri, BNPB, BPBD setempat. Mulai dari evakuasi korban dan reruntuhan gedung. Paling awal dilaksanakan sambung Endra, berkemungkinan yakni kawasan Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie. Agar memudahkan transportasi.

Dijadwalkan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan tiba di Palu dan Donggala, Minggu (30/9/2018).

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan pascagempa bumi magnitudo 7,7 SR di Donggala Sulawesi Tengah, terpantau tsunami dengan ketinggian hingga 1,5 meter di Palu.

Kenaikan air muka laut mulai dari 6 cm dari tide gauge di Mamuju pada pukul 17.27 WIB dan terpantau dari saksi mata di lapangan mencapai 1,5 meter di pantai Palu. BMKG juga memperbarui atau melakukan pemutakhiran data gempa bumi menjadi magnitudo 7,4 SR pada 0.20 LS 119 BT pada kedalaman 11 kilometer.

Berdasarkan permodelan BMKG, gempa bumi menimbulkan tsunami dengan level siaga ketinggian lebih dari 50 cm hingga maksimum 3 meter yang diperkirakan tiba pada pukul 17.22 WIB.

[kabarsumbar]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.