Padang – Pemerintah Kota Padang berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata melalui Pelatihan Hospitality Tourism Kota Padang 2025.
Dinas Pariwisata menggelar pelatihan ini dengan melibatkan 30 pelaku usaha dari kawasan wisata Pantai Air Manis. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2025, di HW Hotel.
Hospitality Jadi Kunci Daya Saing Pariwisata Padang
Staf Ahli Wali Kota Padang, Syahrial Kamat, menegaskan bahwa keramahan merupakan jiwa pariwisata.
“Destinasi memang jantungnya, tetapi keramahan adalah rohnya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pelayanan ramah, tulus, dan profesional mampu mengubah destinasi sederhana menjadi pengalaman berkesan. Menurutnya, di tengah persaingan global, hospitality menjadi nilai tambah yang menentukan kemenangan daerah.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan standar layanan berkelas internasional dengan sentuhan budaya Minangkabau. Selain itu, program juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan memperkaya pengalaman wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Padang, Yudi Indra Syani, menambahkan peserta mendapat materi dari narasumber berpengalaman. Materi meliputi dasar hospitality, keterampilan melayani tamu, teknik menjual, strategi menjaga mutu, hingga manajemen konflik.
Peserta tidak hanya menerima teori, namun juga mempraktikkan langsung materi pada hari terakhir. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di usaha masing-masing.
Syahrial optimis pelatihan ini memotivasi pelaku usaha menjadikan Padang destinasi wisata yang selalu dirindukan.
“Satu pengalaman istimewa akan menjadi promosi gratis yang paling efektif,” tutupnya.






