Kabupaten Pasaman BaratPeristiwa

Enam Nelayan Pasbar Hilang Kontak, Tim SAR Lakukan Pencarian

371
×

Enam Nelayan Pasbar Hilang Kontak, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
enam-nelayan-asal-air-bangis-dilaporkan-hilang-kontak-saat-melaut
Enam Nelayan Asal Air Bangis Dilaporkan Hilang Kontak saat Melaut

Simpang Ampek – Enam nelayan asal Nagari Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat, hilang kontak sejak Kamis (20/11/2025).

Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap para nelayan dan boat tempel Primadona hingga Jumat (21/11/2025).

BPBD Pasaman Barat menyatakan rombongan nelayan berangkat dari Air Bangis pada Selasa (18/11/2025) siang menuju Panana, Kepulauan Nias Selatan.

“Mereka berangkat untuk menjemput hasil tangkapan di kapal pukat cincin,” kata Kuria Sakti dari BPBD Pasaman Barat.

Para nelayan tiba di lokasi tujuan dan menunggu kapal pukat cincin hingga Kamis (20/11/2025) dini hari. Proses bongkar muat ikan sebanyak dua ton selesai sekitar pukul 02.00 WIB.

Karena cuaca buruk, rombongan nelayan menunda keberangkatan pulang. Mereka baru bertolak kembali ke Air Bangis sekitar pukul 06.30 WIB setelah kondisi laut membaik.

Seharusnya, boat Primadona tiba di Air Bangis sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, hingga lebih dari satu jam setelahnya, keberadaan boat belum diketahui.

Pawang kapal pukat cincin menghubungi keluarga nelayan di Air Bangis untuk memastikan kedatangan rombongan.

Keluarga nelayan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pol Airud pada pukul 18.30 WIB karena mereka belum tiba.

Selain Zulfikar (52), Akmal Daudi (40), Marrio (37), dan Andika Putra (36), terdapat dua anak buah kapal pukat cincin yang belum diketahui identitasnya dalam rombongan tersebut.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini kepada Camat Sungai Beremas dan Wali Nagari Air Bangis.

Penyisiran jalur yang dilalui kapal Primadona akan dilakukan pada Jumat pagi untuk mempercepat proses pencarian.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.