PeristiwaSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Tinjau Data, Percepat Penanganan Bencana Sumbar

223
×

Gubernur Mahyeldi Tinjau Data, Percepat Penanganan Bencana Sumbar

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-tinjau-proses-rekapitulasi-data-dampak-dan-penanganan-bencana-di-sumbar
Gubernur Mahyeldi Tinjau Proses Rekapitulasi Data Dampak dan Penanganan Bencana di Sumbar

Padang – Bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) berdampak pada 247.402 jiwa.

Data terbaru mencatat 228 orang meninggal dunia, 98 hilang, 112 luka-luka, dan 20.604 mengungsi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung rekapitulasi data dampak bencana tersebut.

Peninjauan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan terkini dan efektivitas penanganan.

“Besok masa tanggap darurat berakhir, data ini penting untuk kebijakan selanjutnya,” kata Mahyeldi saat meninjau Posko Terpadu Penanggulangan Darurat Bencana Sumbar, Minggu (7/12/2025).

Mahyeldi memastikan pemerintah daerah bergerak cepat, memprioritaskan evakuasi, pembukaan akses jalan, dan distribusi logistik.

Pemprov Sumbar juga menggalakkan penanaman pohon di hutan produktif rawan bencana dan melarang warga mendirikan bangunan di area rawan longsor sebagai mitigasi jangka panjang.

Penanaman pohon bambu sejak sembilan bulan lalu dinilai penting karena mampu menahan aliran air saat curah hujan tinggi.

“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Kami meminta seluruh pihak tetap siaga, menjaga komunikasi, dan mematuhi arahan petugas,” tegasnya.

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menyerahkan simbolis empat batang pohon bambu sebagai simbol sinergi dengan Pemda dalam menjaga lingkungan.

“Bambu tumbuh cepat, kokoh, lentur, dan memiliki akar kuat,” ujarnya.

Tim gabungan terus memantau, mendata kerusakan, dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.