Ekonomi

InJourney Konsolidasikan Aset Hotel BUMN Jadi Operator Terbesar Kedua Indonesia

97
×

InJourney Konsolidasikan Aset Hotel BUMN Jadi Operator Terbesar Kedua Indonesia

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pemerintah resmi melakukan konsolidasi aset hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan InJourney.

Langkah strategis ini bertujuan membangun ekosistem pariwisata yang lebih efisien dan kompetitif di skala nasional.

Sebanyak 45 hotel dari berbagai BUMN telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) pada Jumat (26/6/2026).

Penandatanganan ini menjadi tahap awal pengalihan aset ke dalam satu payung pengelola.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan integrasi ini akan memperkuat nilai aset serta meningkatkan daya saing industri perhotelan nasional.

“Melalui penyatuan seluruh hotel BUMN di bawah InJourney, kita membangun fondasi yang lebih kuat untuk menciptakan nilai tambah. Dengan proyeksi mencapai 120 hotel, InJourney akan menjadi operator hotel terbesar kedua di Indonesia,” ujar Dony.

Dony menambahkan, penandatanganan CSPA merupakan bagian dari agenda transformasi BUMN yang akan terus berlanjut.

Sejumlah hotel lainnya akan segera menyusul untuk bergabung dalam proses konsolidasi tersebut.

Mekanisme CSPA dipilih demi memastikan pengalihan aset berlangsung hati-hati dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Penyatuan ini diproyeksikan membuka peluang optimalisasi pengelolaan aset serta memperkuat struktur bisnis pariwisata secara terintegrasi.

“Transformasi ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan value creation melalui pengelolaan aset yang lebih efektif,” tegasnya.

Ke depan, industri hospitality di lingkungan BUMN diharapkan mampu beroperasi lebih efisien, kompetitif, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.