Jokowi Minta Percepat Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Jokowi Minta Percepatan Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Presiden Joko Widodo. Foto : Istimewa

Jakarta – Presiden Joko Widodo dorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang masih dalam tahap proses.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam keterangannya yang mengatakan kekerasan seksual perlu jadi perhatian terutama kekerasan seksual pada perempuan, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 4 Januari 2022.

“Saya mencermati dengan saksama Rancangan Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, sejak dalam proses pembentukan pada tahun 2016, hingga saat ini masih berproses di DPR. Karena itu saya memerintahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk segera melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DPR dalam pembahasan RUU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ini agar ada langkah-langkah percepatan,” ujar Presiden dikutip dari laman resmi presidenri.go.id, Rabu 5 Januari 2022.

Presiden Jokowi ingin RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual segera ditandatangani dan dilakukan pengesahan. Hal ini dilakukan ntuk mempercepat jaminan perlindungan bagi korban kekerasan seksual

Ia meminta, Gugus Tugas Pemerintah yang menangani RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual untuk segera menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah terhadap draf RUU yang sedang disiapkan oleh DPR RI.

“Saya berharap RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual ini segera disahkan sehingga dapat memberikan perlindungan secara maksimal bagi korban kekerasan seksual di Tanah Air,” tegasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan survei PPPA, kasus kekerasan fisik dan seksual secara umum menurun di 2021. Namun menurut laporan catahu LBH Apik, kasus kekerasan pada perempuan meningkat selama 2021.