Padang – Minang Geopark Run (MGR) 2025 siap digelar di Bukittinggi pada 30 November 2025.
Ajang lari sport tourism ini resmi diluncurkan pada Minggu (3/8/2025) di Auditorium Gubernuran Sumbar.
Peluncuran MGR 2025 menandai dibukanya pendaftaran bagi para peserta.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Founder Minang Geopark Run, Yv Tri Saputra, memukul gong sebagai simbol peluncuran acara.
Mahyeldi menyatakan MGR bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wujud kecintaan terhadap alam dan komitmen menjaga keberlanjutan.
“Lewat event ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa geopark di Sumatera Barat layak mendapatkan pengakuan global,” tegasnya.
Ia menambahkan, sport tourism seperti MGR memiliki kontribusi besar dalam mempromosikan wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Yv Tri Saputra menjelaskan bahwa MGR mengusung konsep ramah lingkungan dan inklusif.
“Minang Geopark Run tahun ini mencakup kategori 5K pelajar, 5K umum, 10K umum, 21K umum, hingga 21K master,” jelasnya.
Pemilihan Bukittinggi sebagai lokasi MGR 2025 bertujuan mendukung pengusulan Geopark Sianok-Maninjau sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).
Pendaftaran daring telah dibuka melalui situs resmi Beyondrun.com dengan kuota 2.200 hingga 2.500 peserta.
“Kami mengajak masyarakat dari seluruh Indonesia dan mancanegara untuk hadir dan merasakan semangat Ranah Minang melalui ajang ini,” pungkas Yv Tri.
MGR 2025 akan berlangsung di jantung kota Bukittinggi dengan latar belakang keindahan Ngarai Sianok.






