Pelaku Curanmor Bunuh Rekannya, Gara-gara Pembagian Hasil Tak Rata

SOLOK, KABARSUMBAR – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Solok Kota menangkap Rahman alias Pito (28), pelaku pembunuhan Delvy Busyra (41) di Jorong Balai Pinang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok pada Selasa, 14 Mei 2019 lalu.

Pito ditangkap pada Kamis 16 Mei 2019 sekira pukul 16.30 WIB di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan.

Pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi LP/07/V/2019/Polsek Bukit Sundi, dan Surat Perintah penangkapan No Pol: Sp.Kap/ 46/V/2019.Reskrim.

Pelaku sendiri merupakan warga Jorong Koto Panjang, Muaro Paneh, ditangkap saat berpapasan dengan personel Polres Solok Kota yang melakukan pengejaran di jalan Padang Aro, Solok Selatan.

Saat ditangkap, petugas terpaksa melakukan penembakan ke kaki kanan pelaku lantaran pelaku melakukan perlawanan.

Petugas kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 1 bilah pisau kecil, baju dan celana korban, 1 unit handphone merek Blackberry milik korban yang dibawa lari tersangka, 1 unit handphone milik tersangka, serta 1 unit sepeda motor dengan merek Honda Supra tanpa plat nomor.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan didampingi Wakapolres Kompol Budi Prayitno, Kasat Reskrim Iptu Defrianto, dalam konferensi pers di Mapolres Solok Kota, Jumat 17 Mei 2019 menyatakan, pembunuhan dilakukan bermotif dendam tersangka kepada korban, karena pembagian uang hasil kejahatan.

Sebelumnya, pelaku pernah membantu korban dengan mengenalkan korban ke pembeli mobil L300 hasil curian korban. Namun setelah mobil terjual, korban tidak memenuhi janji.

“Korban maupun pelaku merupakan anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor. Petugas terpaksa melakukan penembakan ke pelaku karena melakukan perlawanan saat ditangkap,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Selasa 14 Mei 2019, sesosok lelaki berlumuran darah ditemukan tewas didekat jenjang kincia (kincir air) di Korong Kincia, Jorong Balai Pinang Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok.

Setelah dilakukan olah TKP oleh Polres Solok Kota didapat identitas atas nama Delvi Busyra, kelahiran 3 Januari 1978 (41 Th), suku Minang, Wiraswasta, alamat Jl. Singgalang IV No 03 Rt 05 Rw 03 Kel. Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara Kota Padang.

Ditubuh korban ditemukan lima bekas tusukan benda tajam dan dua sabetan. Tiga tusukan bersarang pada bagian leher sebelah kanan, satu tusukan pada telinga sebelah kanan, satu tusukan pada bahu kanan bagian belakang, satu sabetan pada pada telunjuk kiri dan satu sabetan lagi pada dagu sebelah kanan.

Kapolres mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Eka (40) didekat tangga kincia dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh berlumuran darah.

Korban ditemukan dalam posisi sedikit miring sebelah kiri dengan menggunakan jaket warna abu-abu, baju warna hitam dan celana jeans berwarna hitam.

“Warga Berok, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok ini kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Bukit Sundi. Selanjutnya pihak Polsek mendatangi TKP dan ternyata memang benar ditemukan sosok mayat lelaki berlumuran darah,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, pihak Polsek Bukit Sundi kemudian memberikan informasi kepada unit Identifikasi Polres Solok Kota.

Pukul 18.00 WIB, jenazah korban dibawa ke rumah sakit Muhammad Natsir untuk dilakukan visum luar pada tubuh korban.

Setelah dilakukan visum luar oleh dokter jaga dr.Aldi, ditemukan lima bekas tusukan benda tajam dan dua sabetan.

Tiga tusukan bersarang pada bagian leher sebelah kanan, satu tusukan pada telinga sebelah kanan, satu tusukan pada bahu kanan bagian belakang, satu sabetan pada pada telunjuk kiri dan satu sabetan lagi pada dagu sebelah kanan.

Terhadap perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 340 jo 338 KUHP tentang tindak pidana menghilangkan nyawa orang atau pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

[Fernandez]

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...