Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam resmi menjalin kerja sama lintas sektor dengan Kejaksaan Negeri Agam, PT PLN (Persero) UP3 Bukittinggi, dan Politeknik Pengadaan Nasional (Poteknas).
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Kamis (23/7).
Dokumen kerja sama diteken oleh Bupati Agam Benni Warlis, Kepala Kejaksaan Negeri Agam Noptra, Manager PLN UP3 Bukittinggi Munawir Liling, serta Wakil Direktur I Bidang Akademik Poteknas, Dr. Ziko Fransinatra.
Sinergi ini difokuskan pada penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses kelistrikan, dan percepatan pelayanan publik.
Bupati Agam Benni Warlis menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam menghadirkan pelayanan optimal bagi masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan pelayanan terbaik, karena pembangunan daerah hanya bisa dicapai melalui kolaborasi,” ujar Benni.
Kemitraan dengan Kejaksaan Negeri Agam bertujuan memberikan pendampingan hukum agar seluruh program pembangunan berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Sementara itu, kerja sama dengan Poteknas diwujudkan melalui pengiriman 30 putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di bidang pengadaan barang dan jasa.
Benni menyebut langkah ini sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang memiliki kemampuan serta sertifikasi resmi dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Terkait sektor energi, Pemkab Agam dan PLN bersepakat mempercepat pemerataan akses listrik ke wilayah pelosok, kawasan wisata, sentra pertanian, hingga pusat ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat mitigasi bencana.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, menargetkan pembangunan jaringan listrik di enam lokasi di Kabupaten Agam rampung paling lambat Desember 2026.
Selain target tersebut, pihak PLN juga telah mengusulkan enam titik tambahan untuk dikerjakan pada tahun mendatang.






