Kota Padang

Pemko Padang Alihkan Dapur MBG untuk Pengungsi, Percepatan Bantuan Banjir

144
×

Pemko Padang Alihkan Dapur MBG untuk Pengungsi, Percepatan Bantuan Banjir

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Padang – Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat, terutama Kota Padang, memicu kerusakan berat pada permukiman warga. Selain itu, bencana ini mengganggu akses makanan, logistik, air bersih, serta berbagai kebutuhan mendesak.

Kondisi darurat tersebut mendorong pemerintah kota bergerak cepat. Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang langsung meninjau wilayah terdampak untuk memastikan layanan dasar tersedia bagi warga.

Pemerintah kota kemudian memutuskan percepatan penyaluran bantuan makanan melalui dapur SPPG. Dapur ini sebelumnya melayani program MBG siswa sekolah. Keputusan tersebut diambil agar pengungsi memperoleh makanan siap saji tanpa kendala distribusi.

Saat meninjau banjir bandang di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11/2025), Fadly Amran menegaskan kebijakan alih fungsi sementara itu. “Saya sudah minta dapur SPPG mengalihkan makanan yang tadinya untuk MBG siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” kata Fadly Amran.

Kepala Dinas Pangan Kota Padang Alfiadi mengonfirmasi pelaksanaan instruksi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima arahan. “Memang betul, di hari pertama bencana sampai hari Minggu, MBG langsung didistribusikan untuk korban sesuai arahan Pak Wali Kota,” ujar Alfiadi pada Rabu (3/12/2025).

Menurut Alfiadi, penyaluran MBG kembali normal pada sekolah yang memulai kegiatan belajar sejak Senin (1/12/2025). “Sementara untuk dapur MBG yang sekolahnya belum masuk, maka MBG tetap kita distribusikan kepada korban bencana ke posko-posko yang ada,” jelasnya.

Percepat Pemulihan di Lokasi Pengungsian

Kebijakan tersebut dinilai cepat dan adaptif. Selain itu, perubahan alokasi MBG membantu keluarga yang kehilangan sumber makanan setelah rumah mereka terendam lumpur. Penanganan yang terkoordinasi juga mempercepat pemulihan di lokasi pengungsian.

Pemko Padang terus memantau situasi lapangan dan melakukan evaluasi harian. Pemerintah kota menargetkan stabilitas logistik, air bersih, serta layanan publik dalam beberapa hari mendatang. Respons cepat ini membuat warga merasa lebih terbantu pada masa darurat ketika kebutuhan dasar sulit dijangkau.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.