Kota PadangPemerintah

Pemko Padang Perkuat Mitigasi Bencana via Riset Unand

78
×

Pemko Padang Perkuat Mitigasi Bencana via Riset Unand

Sebarkan artikel ini

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sistem mitigasi bencana melalui kolaborasi riset strategis dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand).

Hal ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa megathrust Mentawai dan risiko tsunami.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut kedatangan tim peneliti dalam audiensi di Balai Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana penyerahan hasil riset bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang”.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana Unand, Prof Yenny Narny, menjelaskan riset ini menghasilkan luaran konkret berupa inovasi mitigasi.

Inovasi tersebut mencakup rancangan shelter berbasis masjid serta sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang dirancang untuk dikelola secara mandiri oleh komunitas warga.

“Riset ini merupakan hasil kerja sama antara Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas dan PT Pegadaian yang akan diserahkan secara resmi pada 29 Juni mendatang. Kami berharap hasil riset ini tidak sekadar menjadi kajian akademis, tetapi menjadi acuan praktis bagi masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan,” ujar Prof. Yenny.

Selain itu, Wali Kota Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi dunia akademik dan sektor usaha dalam mendukung pengurangan risiko bencana di wilayahnya.

Dia menegaskan, pihaknya terus berkomitmen melakukan mitigasi melalui berbagai langkah, mulai dari pemasangan sistem peringatan dini hingga edukasi kebencanaan melalui jambore dan simulasi skala besar.

“Kami berharap hasil riset tersebut menjadi referensi krusial dalam penyusunan kebijakan program pengurangan risiko bencana ke depan. Langkah ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan masyarakat yang berada di kawasan pesisir,” tegas Fadly.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi oleh jajaran pejabat teknis, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Pelaksana BPBD Hendri Zulviton, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, serta Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD. Pemerintah Kota Padang berkomitmen mengintegrasikan model mitigasi aplikatif dari riset tersebut ke dalam program pembangunan daerah guna meminimalisir dampak bencana.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.