Pizza Hut Amerika Tutup Gerai, Bagaimana di Indonesia?

Jakarta – Pemegang waralaba terbesar Pizza Hut di Amerika Serikat (AS), NPC International sepakat bersama Yum Brands untuk menutup seperempat gerai Pizza Hut (300 gerai) dan akan menjual sekitar 927 sisa restoran di AS.

Dilansir CNBC, hal tersebut terjadi karena adanya laporan kebangkrutan yang telah disampaikan oleh NPC melalui ajuan perlindungan kebangkrutan pada awal Juli, setelah berjuang dengan beban utang sekitar USD 1 miliar atau Rp14,8 triliun.

Namun kejadian tersebut tidak berpengaruh dengan Pizza Hut di Indonesia.

Hal ini lantaran Pizza Hut Indonesia tidak memiliki kaitan dengan Pizza Hut Amerika, karena berada di bawah naungan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA).

Adapun perikatan perjanjian lisensi waralaba perseroan Pizza Hut Indonesia, adalah dengan Pizza Hut Asia Pacific Holdings LLC (PHAPH).

PHAPH sendiri merupakan badan hukum yang terpisah dan tidak memiliki hubungan terafiliasi dengan NPC.

Pengajuan permohonan kepailitan NPC di Amerika tidak memiliki dampak terhadap keberlangsungan usaha PZZA di Indonesia, sebut Sekretaris PT Sarimelati Kencana Tbk Kurniadi Sulistyomo, seperti dilansir tribunnews.com

“Sejauh ini perusahaan telah menjalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan (Corporate Governance), dan memastikan tidak akan mengalami dampak apapun, baik secara operasional maupun finansial, yang mungkin terjadi sebagai akibat dari perkara kepailitan NPC di Amerika Serikat,” ujarnya.

 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...