Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) menyiagakan ribuan personel untuk pengamanan dan pelayanan masyarakat selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 2.285 personel polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat.
Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Lebaran.
Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, mengungkapkan bahwa operasi ini juga didukung oleh 1.851 personel gabungan. Mereka berasal dari TNI dan instansi terkait lainnya.
“Sebanyak 286 personel dari Polda Sumbar dan 1.999 personel dari jajaran Polres di seluruh wilayah Sumatera Barat,” kata Gatot usai apel gabungan Operasi Ketupat di Lapangan Imam Bonjol Padang, Kamis (12/3/2026).
Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar. Unsur Forkopimda, termasuk TNI, Pemprov Sumbar, Dinas Perhubungan, Kejaksaan Tinggi, Satpol PP, BPBD, dan instansi terkait lainnya turut terlibat.
Sebanyak 81 pos disiapkan dalam Operasi Ketupat. Rinciannya, tiga pos terpadu, 37 pos pelayanan, dan 41 pos pengamanan.
Fokus pengamanan meliputi potensi kemacetan, kerawanan kecelakaan lalu lintas, serta potensi tindak kejahatan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Jalur-jalur yang masih dalam tahap pemulihan, termasuk ruas jalan di kawasan Lembah Anai, juga menjadi perhatian utama.
Koordinasi terus dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tujuannya agar pelaksanaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.
Menanggapi kondisi jalur Malalak, Kapolda menyatakan pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara dinamis sesuai kondisi di lapangan.
“Semua kita optimalkan dan kita evaluasi setiap saat tergantung dari jumlah atau fluktuasi penggunaan lalu lintas,” ujarnya.
Terkait jalur yang terdampak bencana, Kapolda menegaskan bahwa kondisi jalan saat ini sudah kembali normal. Pengaturan teknis di lapangan akan dilakukan jika diperlukan.
Kepolisian juga telah mengevaluasi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian selama libur Lebaran.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan hotline 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.
“Silakan hubungi hotline 110. Bagi yang mudik, rumah bisa dititipkan ke kantor polisi terdekat. Kami akan membantu melakukan pengamanan,” pungkasnya.






