Siap Pecahkan Rekor MURI, Prajurit TNI/Polri Libatkan Ribuan Warga

Forkopinda Tanah Datar Ikut Goyang Gemu Famire

Fhoto : Ribuan warga Tanah Datar ikut meriahkan tari Gemu Famire untuk pecahkan rekor MURI dalam rangka HUT TNI ke 73 di Halaman Istano Basa Pagaruyung, Selasa (04/09). (ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR.COM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun TNI ke-73, Mabes TNI bersiap mengukir rekor. Pagi ini, Selasa (4/9/) ribuan warga Tanah Datar dan ratusan prajurit TNI/Polri juga melakukan gelaran yang sama.

Gerak Tari Gemu Famire sebanyak 300.000 orang secara serenyak di Indonesia dilakukan secara massal, begitu juga dengan Kodim 0307/TD dengan merangkul elemen masyarakat, kegiatan itu dilaksanakan di halaman Istano Basa Pagaruyung.

Kegiatan Tari Gemu Famire yang juga dihadiri oleh Forkopinda Tanah Datar terlihat kompak melakukan tari massal itu.

“Sejak beberapa hari lalu, kami prajurit TNI dan PNS TNI serta istri-istri prajurit telah melakukan persiapan tarian Gemu Famire atau dikenal juga dengan nama Maumere ini, inilah puncaknya seluruh Indonesia melaksanakan itu,” ucap Dandim 0307 Tanah Datar Letkol. Edi. S. Harahap.

Lanjutnya, tarian ini merupakan gerakan khas untuk mengikuti lagu daerah dari Nusa Tenggara Timur yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco pada 2011. Dan katanya lagu ini menjadi sangat populer, bahkan kini telah dikenal sejumlah negara.

“Tari Gemu Famire akan dilakukan secara serentak di seluruh Kotama TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU. Kegiatan tari gemu famire terhubung melalui video conference yang ditayangkan secara terpusat di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Sebagai prajurit TNI kami siap mendukungnya,” ujar Letkol. Edi.

Katanya, guna mendukung pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) tari Gemu Famire secara kolosal, ratusan prajurit TNI, Polri, PNS, pelajar, ormas, Persatuan Istri Tentara (Persit) dan Keluarga Besar TNI (KBT) dan melibatkan Forkopinda dilaksanakan di Halaman Istano Basa Pagaruyung.

Selain untuk pemecahan rekor MURI, kata Dandim, tari Famire itu juga dilaksanakan untuk menjaga kebugaran, juga sebagai ajang silaturahmi, guna mempererat rasa kebersamaan dan mewujudkan persatuan dan kesatuan bagi para prajurit, Polri, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), masyarakat, mahasiswa, dan pelajar. (ddy)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...