Padang – Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya diguncang 13 gempa bumi selama periode 23-29 Mei 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas tektonik menjadi penyebab utama.
BMKG Padang Panjang menjelaskan, gempa dipicu pergerakan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di zona subduksi, serta aktivitas sesar Sumatra.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi BMKG, Sabtu (31/5/2025).
Dari 13 gempa tersebut, empat di antaranya bermagnitudo di bawah 3. Sementara sembilan gempa lainnya berkekuatan antara 3 hingga kurang dari 5.
Magnitudo gempa bervariasi, mulai dari 2,3 hingga 4,3.
Kedalaman gempa juga beragam, dengan 10 gempa berkedalaman kurang dari 60 km dan tiga gempa berkedalaman antara 60-300 km.
Kedalaman gempa terdalam tercatat 185 km, sementara yang paling dangkal 5 km. BMKG juga mencatat tiga gempa dirasakan oleh masyarakat selama periode tersebut.






