PeristiwaSumatera Barat

Kloter 14 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang 2026

259
×

Kloter 14 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang 2026

Sebarkan artikel ini
kloter-14-resmi-berangkat,-operasional-pemberangkatan-haji-embarkasi-padang-2026-berakhir
Kloter 14 Resmi Berangkat, Operasional Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang 2026 Berakhir

Padang – Keberangkatan jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Padang pada Sabtu (9/5/2026) resmi menutup seluruh rangkaian operasional pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.

Kloter pamungkas itu diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 nomor penerbangan GIA 35014.

Pelepasan dilakukan oleh Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama Kepala Kanwil Kemenhaj M. Rifki, Kabiro Kesra Edi Dharma, Kepala Otoritas Bandara, Kepala BKK, Kepala UPT Asrama Haji, pimpinan Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Gapura, serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang. Pesawat lepas landas pukul 09.45 WIB, atau 35 menit lebih cepat dari jadwal semula pukul 10.10 WIB.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan keberangkatan Kloter 14 menandai berakhirnya operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Padang tahun ini. Ia menegaskan seluruh proses berjalan lancar dan menjadi penerbangan terakhir dari Padang menuju Tanah Suci.

“Alhamdulillah seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar. Hari ini menjadi penerbangan terakhir Embarkasi Padang menuju Tanah Suci,” ujar Rifki.

Rifki menjelaskan, Kloter 14 merupakan kloter gabungan atau “kloter sapu jagat” yang menghimpun jemaah dari berbagai daerah di Sumatera Barat serta Bengkulu. Kloter ini juga menampung sejumlah jemaah yang sebelumnya belum dapat diberangkatkan pada kloter awal.

“Kloter terakhir ini terdiri dari jemaah berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, ditambah tujuh jemaah dari Bengkulu. Total ada 287 jemaah dan petugas yang kita berangkatkan hari ini,” katanya.

Secara keseluruhan, Embarkasi Padang pada 2026 memberangkatkan 5.374 jemaah dan petugas menuju Arab Saudi. Jumlah itu terdiri atas 2.175 jemaah pria dan 3.199 jemaah wanita.

Selama operasional berlangsung, Rifki menyebut ada dua open seat atau kursi kosong akibat jemaah sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit saat tiba di Embarkasi, sehingga tidak memungkinkan diberangkatkan. Ia menegaskan hak haji jemaah tetap berlaku.

“Kalau kondisi jemaah belum memungkinkan berangkat tahun ini, hak hajinya tetap ada dan bisa diberangkatkan kembali tahun depan. Jika tidak memungkinkan, porsinya juga bisa dilimpahkan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Embarkasi Padang juga mencatat dua jemaah wafat di Tanah Suci selama musim haji tahun ini. Keduanya telah dimakamkan di Madinah, sementara seluruh hak jemaah dipastikan tetap dipenuhi pemerintah.

“Jemaah yang wafat tetap mendapatkan hak-haknya, termasuk badal haji dan asuransi. Nanti akan kita serahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rifki.

Dalam Kloter 14, terdapat 76 jemaah lanjut usia, 12 jemaah risiko tinggi, 12 pengguna kursi roda, serta tiga jemaah pengguna tongkat. Kondisi ini menjadi perhatian para petugas selama pendampingan.

Rifki juga menyampaikan, jemaah tertua pada kloter ini adalah Nurmaliis Sutan Sati (82) asal Kota Padang, sedangkan jemaah termuda Keysha Azura (19) asal Bengkulu. Adapun petugas yang mendampingi Kloter 14 yakni Ketua Kloter Muhammad Al Amin, Pembimbing Ibadah Tri Andriani Djusair, dokter Ziqka Aftiza Zuzafni, dan paramedis Dewi Aurara Sonia.

Pembimbing Ibadah Kloter 14, Tri Andriani Jusair, mengatakan seluruh petugas berkomitmen memberi pelayanan terbaik kepada jemaah, terutama lansia dan perempuan. “Bagi kami, melayani jemaah adalah kemuliaan. Insya Allah tagline ramah perempuan, lansia, dan disabilitas benar-benar kami hadirkan dalam pelayanan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Jemaah Kloter 14 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 19 Juni 2026 dan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.