EkonomiKabupaten Tanah DatarPemerintah

Evaluasi PAD, Pemkab Tanah Datar Optimalkan Target Rp77 Miliar Tahun 2026

154
×

Evaluasi PAD, Pemkab Tanah Datar Optimalkan Target Rp77 Miliar Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Capaian tersebut dinilai menunjukkan perkembangan positif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menggelar rapat koordinasi evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan II di Aula Eksekutif Kantor Bupati, Selasa (14/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan memacu optimalisasi target PAD tahun berjalan sebesar Rp77 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Tanah Datar, Jasrinaldi, melaporkan realisasi PAD hingga akhir semester pertama mencapai Rp43 miliar atau 50,8 persen dari target.

Capaian tersebut dinilai menunjukkan perkembangan positif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, Jasrinaldi mengakui realisasi triwulan pertama belum optimal karena hanya mencapai 35 persen.

“Pencapaian ini dipengaruhi bencana banjir serta kegiatan pembangunan yang masih berlangsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, kendala teknis dan proses relokasi juga sempat menghambat realisasi pendapatan pada bulan pertama.

Terkait pendapatan dari dividen, Jasrinaldi mencatat realisasi sudah mencapai Rp23 miliar dari target Rp31 miliar.

Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena menunggu proses pencatatan ke Rekening Kas Umum Daerah.

Ke depan, Bappenda akan melakukan penyesuaian target pada perubahan anggaran, terutama untuk komponen dividen yang diproyeksikan terealisasi Rp26 miliar dari target awal Rp30 miliar.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menegaskan bahwa PAD merupakan pilar utama kemandirian fiskal daerah.

Menurutnya, keberhasilan target PAD menjadi tanggung jawab kolektif seluruh perangkat daerah, bukan hanya Bappenda.

“Pencapaian target PAD adalah tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah pengelola pajak dan retribusi sesuai potensinya,” tutur Fadly.

Ia meminta seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan pajak guna memaksimalkan potensi yang ada.

Fadly juga mengapresiasi masyarakat dan wajib pajak yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Pajak dan retribusi yang dibayarkan hari ini adalah investasi untuk pembangunan Tanah Datar yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.