Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Pemkab Tanah Datar Segera Resmikan Proyek Huntap dan Bangun Sekolah Rakyat

65
×

Pemkab Tanah Datar Segera Resmikan Proyek Huntap dan Bangun Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan meresmikan 79 unit Hunian Tetap (Huntap) di Rambatan dan memulai pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam pada September 2026.

Kepastian dua proyek strategis tersebut diperoleh setelah Bupati Tanah Datar, Eka Putra, melakukan koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, serta Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

“Insya Allah pada September 2026 nanti ada dua agenda besar yang akan kita laksanakan,” ujar Eka.

Huntap di Rambatan menjadi instrumen rehabilitasi pascabencana bagi warga terdampak.

Proyek ini merupakan kolaborasi nyata antara Danantara dan PT Nindya Karya yang mengedepankan standar hunian kokoh dan tertata.

Di sisi lain, proyek Sekolah Rakyat di Tanjung Alam kini masuk tahap eksekusi setelah persiapan lahan seluas 23 hektare rampung. Lahan tersebut merupakan hibah dari keluarga besar Dony Oskaria untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Sekolah ini dirancang ambisius dengan kapasitas 3.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Eka memproyeksikan institusi ini akan menjadi sekolah terbesar di Indonesia.

“Keberadaan Sekolah Rakyat akan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Kebutuhan pangan, mulai dari beras, telur, daging, hingga ayam dan sayuran akan meningkat seiring beroperasinya sekolah ini,” tambah Eka.

Sasaran utama sekolah ini adalah anak-anak dari kelompok masyarakat ekonomi terendah, yakni keluarga kategori desil 1 dan desil 2.

Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk memastikan akses pendidikan berkualitas menjangkau keluarga kurang mampu.

Proyek ini pun membawa harapan bagi penguatan ekonomi lokal.

Aktivitas operasional sekolah serta kunjungan wali murid diyakini bakal memicu perputaran uang yang signifikan di kawasan Tanjung Alam.

Saat ini, pemerintah telah mengoperasikan 182 Sekolah Rakyat dengan total 45 ribu siswa.

Pemerintah menargetkan pembangunan 500 sekolah serupa hingga 2029 guna memperluas akses pendidikan nasional.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.