PolitikRagam

Ketua DPR RI Pakai Baju Adat Bundo Kanduang, Dianggap Hal Positif

1643
×

Ketua DPR RI Pakai Baju Adat Bundo Kanduang, Dianggap Hal Positif

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Pakai Baju Adat Bundo Kanduang, Dianggap Hal Positif
Ketua DPR RI mengenakan baju adat Bundo Kanduang Sumatera Barat.

Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menggunakan baju adat Minangkabau, saat menghadiri upacara HUT Kemerdekaan RI dianggap sebagai hal yang positif. Puan memakai baju Bundo Kanduang bernuansa krem, merah dan emas  saat membacakan teks proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta.

Hal tersebut diampaikan oleh, Anggota DPRD Sumbar Fraksi PDIP Albert Indra Lukman menurutnya, langkah Puan itu adalah untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat Sumatera Barat.

“Kita berpikiran positiflah, mbak Puan (ini) ingin menyampaikan pesan, Minangkabau (Sumatera Barat) adalah bagian dari NKRI,” kata Albert di Padang dilansir dari Merdeka.com, Selasa 17 Agustus.

Dia mengatakan, masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) seharusnya bangga, karena hal itu dilakukan pada momen nasional yang sangat penting.

“Seharusnya kita masyarakat (Sumbar) banggalah, di momen-momen, detik-detik proklamasi ini loh, mbak Puan menggunakan baju adat Minang,” ujar Albert.

Selain itu ia juga menjelaskan mengenai perbedaan pandangan terhadap pilihan busana Puan Maharani.

“(Kalau ada) Pro Kontra, tak bisa dikaitkanlah, kalau mbak Puan nanti (pakai) bukan baju Minang, nanti lain pula lagi, kalau sekarang ini kan nampak agak tendensiusnya, kalau kita melihat (dari) kacamata positif, bagus tuh,” jelas Albert.

Saat ditanya, apakah ini misi tersendiri bagi sosok Puan Maharani di Sumbar, menurutnya itu terlalu jauh.

“Janganlah dikaitkan, (iya betul) mbak Puan ini Ketua DPR RI, salah satu Ketua DPP PDIP, menyampaikan pesan-pesan melalui balihonya, silahkan sajalah. Tapi ini kan beda, yang make baju adat Minang gak hanya mbak Puan, pak Jokowi kan juga pake,” tegas Albert.

Selain itu, menurut Albert, pemilihan baju adat Minangkabau oleh Puan Maharani, karena ia memiliki darah Minangkabau.

“Beliau (Puan) kan ada darah minang, pak Taufik itu datuak, buk Fatmawati itu keturunan raja Indrapura. Jadi sekali lagi, berpikiran lah positif,” kata Albert.

Seperti diketahui, Puan Maharani menggunakan baju tradisional asal Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat yang disebut Bundo Kanduang.

Puan tampak menggunakan baju Bundo Kanduang bernuansa krem, merah dan emas itu saat membacakan teks proklamasi saat peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.