
SOLOK, KABARSUMBAR – Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Solok kembali akan menggelar jambore pada 17-18 November 2018 di Taman Pramuka, Pulau Belibis Kota Solok. Jambore BNK kali ini juga dirangkaikan dengan sejumlah lomba, di antaranya, lomba pidato bahaya narkoba dan tenda bersih.
“Yang jelas, kita tidak akan pernah bosan untuk terus mengingatkan masyarakat terutama generasi muda kita akan bahaya narkoba, salah satunya melalui kegiatan seperti ini (Jambore BNK),” ungkap ketua BNK Kota Solok, Reinier didampingi Kabag Humas, Nurzal Gustim, Senin (12/11).
Diperkirakan, sedikitnya 650 peserta akan ikut bergabung dalam jambore, mulai dari perwakilan pelajar SLTP dan SLTA sederajat se-Kota Solok, berikut perwakilan masyarakat dari kelurahan masing-masing serta unsur lainnya.
Reinier berharap, melalui kegiatan yang nyaris dilakukan setiap tahun itu akan semakin menggugah kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya laten narkoba.
“Masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba semakin hari semakin meningkat dan dampak negatif yang ditimbulkannya juga semakin meluas, bukan hanya terbatas pada individu pengguna melainkan juga kepada keluarga, masyarakat dan negara,” cetus Reinier.
Pihaknya juga meminta kepada seluruh tokoh masyarakat, kalangan mubalig dan ulama untuk terus mengingatkan masyarakat. Tidak saja ancaman narkoba, namun juga bahaya mengonsumsi minuman keras (Miras).
“Berbagai langkah terus kita lakukan, baik sosialisasi langsung pada para pelajar, aparatur pemerintahan dan masyarakat. Terakhir, kita juga membentuk kampung anti narkoba, yang nantinya kita target seluruh kelurahan menjadi kampung anti narkoba,” tutupnya.
[Fernandez]





