Ekonomi

Bank Muamalat Renovasi Masjid Dan Musala Terdampak Bencana Sumatera

241
×

Bank Muamalat Renovasi Masjid Dan Musala Terdampak Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini

Program ini ditujukan untuk memastikan rumah ibadah tetap tersedia dan dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya setelah bencana.

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar program renovasi masjid dan musala yang terdampak bencana alam di Sumatera dalam rangka milad ke-34.

Program ini ditujukan untuk memastikan rumah ibadah tetap tersedia dan dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya setelah bencana.

Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan renovasi masjid dan musala tersebut merupakan bagian dari misi perseroan untuk memberi kontribusi sosial yang positif kepada masyarakat.

Ia menegaskan inisiatif itu juga menjadi bentuk kepedulian nyata Bank Muamalat terhadap warga yang membutuhkan.

“Kami berharap renovasi masjid dan musala ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, serta menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” ujar Imam. Ia menambahkan, aksi sosial ini dijalankan bersama sepuluh lembaga filantropi dan lembaga amil zakat (LAZ) di Indonesia.

Sepuluh lembaga itu adalah Baitulmaal Muamalat, BAZNAS, Al Bahjah Peduli, Dompet Dhuafa, Yayasan Asar Humanity, Rumah Yatim, Baitulmaal Hidayatullah, Human Initiative, Relawan Nusantara, dan Wakaf DT.

Melalui program ini, Bank Muamalat mengajak seluruh nasabah ikut berpartisipasi dalam pemulihan rumah ibadah.

Selain mengembalikan fungsi masjid dan musala sebagai tempat ibadah dan sosial, donasi nasabah juga disebut memberi manfaat spiritual jangka panjang sebagai sedekah jariyah.

Proses donasi dapat dilakukan cepat melalui mobile banking Muamalat DIN dengan mengakses fitur ZISWAF, memilih lembaga filantropi atau LAZ, lalu memasukkan nominal donasi sesuai keinginan.

“Insya Allah setiap donasi yang disalurkan membawa manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Imam.

Imam juga menyebut tema milad Bank Muamalat ke-34 adalah “Hijrah Lebih Bermakna”.

Menurut dia, tema itu menjadi refleksi atas perjalanan panjang Bank Muamalat sekaligus arah masa depan yang ingin dituju.

Bank Muamalat, kata dia, terus melaju melalui transformasi berkelanjutan.

Inovasi tidak hanya dimaknai sebagai pembaruan produk, tetapi juga upaya menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan dan bermakna di setiap fase kehidupan nasabah.

“Melalui transformasi yang berkelanjutan, kami memperkuat layanan, mengembangkan kapabilitas digital, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah. Kami meyakini, perjalanan yang bernilai tidak ditempuh sendiri, ia tumbuh dari kebersamaan yang saling menguatkan dan memberi manfaat, termasuk menolong sesama yang membutuhkan,” ujar Imam.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.