DaerahKabupaten Tanah DatarPemerintah

Cegah Dampak LGBT, Pemkab Tanah Datar Susun Regulasi Penanganan Cepat

74
×

Cegah Dampak LGBT, Pemkab Tanah Datar Susun Regulasi Penanganan Cepat

Sebarkan artikel ini

Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mempercepat penyusunan regulasi khusus untuk menekan angka penyimpangan seksual, termasuk LGBT dan pelecehan seksual, demi merespons keresahan masyarakat.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menekankan urgensi pembentukan payung hukum tersebut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Penyakit Masyarakat (Pekat) di Aula Kantor Bupati, Kamis (2/7/2026).

Ia menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari unsur Forkopimda, tokoh adat, alim ulama, hingga mahasiswa.

“Masalah LGBT tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri, kita butuh keterlibatan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Eka.

Pemerintah daerah berencana menggunakan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai landasan hukum cepat agar penindakan di lapangan segera terlaksana.

Langkah ini merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta Perpres Nomor 111 Tahun 2025 yang menyetarakan kejahatan LGBT dengan tindakan terorisme.

Eka menargetkan draf regulasi tersebut segera rampung untuk kemudian dievaluasi oleh Kanwil Kemenkumham Sumatra Barat.

Setelah regulasi disahkan, pemerintah daerah akan menggencarkan sosialisasi masif kepada masyarakat luas.

Kepala Kesbangpol Tanah Datar, Muklis, menambahkan bahwa fenomena LGBT di wilayahnya kini telah merambah lintas generasi, termasuk kalangan lanjut usia.

Ia mengakui sulitnya mendeteksi pelaku karena sifatnya yang tertutup, sehingga diperlukan strategi infiltrasi untuk membongkar kelompok tersebut.

“Sifatnya seperti multi-level, satu orang menimbulkan korban yang kemudian berpotensi menjadi pelaku baru,” jelas Muklis.

Rakor tersebut menghasilkan empat poin strategis, yakni identifikasi pelaku dan lingkungan, pencegahan, pembinaan melalui edukasi, serta perumusan kebijakan konkret berbasis kearifan lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, jajaran Forkopimda, serta perwakilan organisasi masyarakat dan akademisi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.