KampusKota Padang

FUSA UIN IB Padang Kejar Akreditasi, Berguru ke Unila

559
×

FUSA UIN IB Padang Kejar Akreditasi, Berguru ke Unila

Sebarkan artikel ini
komitmen-raih-akreditasi-internasional,-fusa-uin-ib-padang-belajar-ke-unila
Komitmen Raih Akreditasi Internasional, FUSA UIN IB Padang Belajar ke Unila

Padang – Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Imam Bonjol Padang tengah berupaya meraih akreditasi internasional.

Sebagai langkah awal, FUSA UIN IB Padang melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Penjamin Mutu Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Lampung (Unila), Selasa (14/10/2025).

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen FUSA UIN IB Padang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tujuannya, agar mendapatkan pengakuan global.

Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Administrasi Umum FUSA UIN IB Padang, Ruaidah, memimpin langsung rombongan.

Kepala LPMPP Universitas Lampung, Abdurrahman, menyambut kedatangan mereka.

Ruaidah menjelaskan, Universitas Lampung dipilih sebagai rujukan karena keberhasilannya dalam proses akreditasi dan sertifikasi di tingkat internasional.

“Kami datang untuk belajar langsung mengenai kunci sukses, tantangan, dan strategi efektif yang telah diterapkan dalam mencapai standar internasional,” ujar Ruaidah.

Diskusi mendalam berfokus pada penyiapan dokumen, peningkatan kualitas SDM, publikasi ilmiah internasional, optimalisasi kurikulum, jejaring kerjasama global, dan dukungan fiskal.

Abdurrahman menyambut baik kolaborasi ini.

Dia menyebut semangat kolaborasi antar perguruan tinggi sebagai kunci memajukan pendidikan tinggi nasional.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Akreditasi internasional adalah upaya kolektif untuk memastikan lulusan kita memiliki kompetensi yang diakui secara global,” katanya.

FUSA UIN Imam Bonjol Padang berkomitmen mengadopsi praktik-praktik terbaik dari kunjungan ini. Ruaidah optimis target akreditasi internasional dapat segera terwujud.

Saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi adalah pemilihan lembaga akreditasi internasional yang diakui oleh Kemendikbudristek untuk kajian keagamaan dan sosial humaniora.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.