Gubernur Lantik 7 Anggota KPID Guna Pastikan Siaran Media Cerdaskan Bangsa

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melantik 7 Anggota Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Sumbar di Aula Kantor Gubenur Sumbar, Jumat (24/8/2018).

 

PADANG, KABARSUMBAR – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melantik 7 Anggota Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Sumbar, guna memastikan baik televisi maupun radio bisa mencerdaskan kehidupan bangsa atau tidak.

Adapun 7 anggota KPID Sumbar periode jabatan 2018-2021 yakni, Afriendi Sikumbang, Robert Cenedy, Andres, Jimmy Syahputra Ginting, Melani Friati, Mardhatillah, dan Yumi Ariati. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Sumbar pada Jumat (24/8/2018).

“KPID memiliki peran dan tanggungjawab yang besar dalam melindungi mental masyarakat. Tanggungjawab tersebut harus ditunaikan dengan cara mencegah masyarakat terpapar dari siaran-siaran tidak mencerdaskan dan merusak,” ujarnya.

Untuk melindungi hal tersebut, KPID memiliki peran strategis dan tugas penting untuk melakukan pengawasan. Sehingga, siaran-siaran media televisi dan radio tidak membawa dampak negatif bagi masyarakat.

Selain itu kata Gubenur, peran mencerdaskan masyarakat dapat dilakukan dengan menjaga dan mendorong lembaga-lembaga penyiaran untuk menayangkan sajian yang edukatif dan mampu memicu penontonnya untuk mengaktualisasikan diri dan berkembang ke arah yang lebih baik.

“Ini penting dan tidak sesederhana kedengarannya. Kami harap KPID mampu menjaga penyiaran yang beretika dan santun. Sehingga memberikan dampak baik terhadap masyarakat yang menonton seperti menambah ilmu, mendorong mereka untuk mengaktualisasi dirinya dan membuat mereka bahagia,” imbuhnya.

Karena hal tersebut pihaknya berpesan agar pengawasan dapat dilakukan dengan baik. “Buka mata dan telinga, cek semua siaran yang ada agar masyarakat Sumbar disuguhi materi siaran yang baik,” katanya.

Tidak hanya itu, Irwan juga meminta KPID untuk menjaga integritas dan netralitas menjelang dan selama masa pemilihan nanti.

“Akan banyak ruang publik dipakai untuk kampanye. Kalau tidak dijaga, bisa saja berdampak tidak baik. Di sinilah KPID harus berani. Berani mencegah siaran-siaran yang memprovokasi kalau ada nanti,” tandasnya.

Dari jumlah anggota yang ada, ia sepenuhnya menyadari bahwa dua peran tersebut tidak mudah untuk dijalankan. Namun, bagaimanapun KPID harus siap. Apalagi, pemilihan umum sebentar lagi akan dilaksanakan.

Irwan Prayitno mengutarakan harapannya agar KPID dapat bersinergi dan bekerjasama aktif dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dan seluruh pemangku kepentingan. “Semoga komisioner KPID Sumbar yang dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban diantaranya dapat menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai dengan hak asasi manusia,”katanya.

“Selain itu, membantu pengaturan infrastruktur penyiaran, membangun iklim persaingan yang sehat antarlembaga penyiaran, serta memelihara tatanan informasi nasional yang adil, merata dan seimbang,” tutupnya.

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...