Pemerintah

Halal Bihalal PGRI Situjuah Limo Nagari Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Pendidikan

559
×

Halal Bihalal PGRI Situjuah Limo Nagari Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Lima Puluh Kota – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Situjuah Limo Nagari menggelar kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula SMK Negeri 2 Payakumbuh, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan bertema “Sucikan Hati, Sambung Silaturahmi, Pererat Ukhwah dalam Indahnya Kebersamaan” ini menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus memperkuat soliditas antar pendidik.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Bunda PAUD, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, pengurus PGRI tingkat kabupaten, Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Forkopimca, serta para guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sri Maryanti, S.Pd.I dari Pondok Pesantren Al Makmur Tungkar yang menghadirkan suasana khidmat. Kehangatan kemudian terasa saat Wakil Bupati membuka sambutan dengan pantun yang disambut antusias para peserta.

Dalam sambutannya, Ahlul Badrito Resha menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani berbagai dinamika selama setahun.

“Halal Bihalal ini menjadi momen penting untuk memperkuat kebersamaan dan saling memaafkan setelah satu tahun kita menjalani berbagai dinamika,” ujarnya.

Ia juga mendorong para guru untuk tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun karakter dan adab peserta didik.

“Berikan pelajaran keagamaan, tidak hanya ilmu pengetahuan kepada generasi muda Lima Puluh Kota,” tambahnya.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustad Bombom dari Kampar, Riau. Dengan gaya penyampaian yang santai, interaktif, dan penuh humor, ia berhasil menghidupkan suasana sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kedisiplinan guru dalam mendidik siswa.

“Kedisiplinan guru adalah kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak,” tutur Ustad Bombom dalam tausiyahnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi para guru untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi bangsa. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.