Kota PadangPeristiwaSumatera Barat

Hujan Tak Hentikan Langkah Jemaah Haji Kloter 11, Pesawat Terbang Lebih Cepat

256
×

Hujan Tak Hentikan Langkah Jemaah Haji Kloter 11, Pesawat Terbang Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini

Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang tidak menghambat pemberangkatan jemaah haji Kloter 11 Embarkasi Padang, Selasa (5/5/2026) malam. Bahkan, pesawat tujuan Madinah lepas landas lebih cepat dari jadwal.

Kloter 11 dilepas langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah, Kabag Kesra, Kakan Kemenag Dharmasraya Hamid Arwani, serta perwakilan Garuda Indonesia, Otoritas Bandara, Gapura, Angkasa Pura, dan tim PPIH Embarkasi Padang.

Rombongan jemaah diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA3511.

Manager Station Garuda Indonesia Padang, Rusdi Saad, menegaskan maskapai tetap mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu meski cuaca hujan.

“Sesuai arahan Direktur Operasi, Capt. Dani Haikal, aspek keselamatan menjadi prioritas utama, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun hujan,” kata Rusdi.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi hujan, di antaranya penggunaan tangga boarding berkanopi serta percepatan proses naik pesawat.

“Boarding dimulai 30 menit lebih awal. Kami juga menambah petugas di dalam pesawat untuk membantu penataan bagasi jemaah serta berkoordinasi dengan Angkasa Pura, termasuk penyediaan dua unit mobil follow me,” ujarnya.

Upaya itu membuat proses pemberangkatan berjalan lancar. Pesawat Kloter 11 lepas landas pada pukul 23.17 WIB, atau 18 menit lebih cepat dari jadwal.

Rusdi menegaskan, seluruh tim Garuda Indonesia, baik di darat maupun udara, berkomitmen menjaga performa ketepatan waktu dalam setiap penerbangan jemaah haji.

M. Rifki mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran pemberangkatan jemaah.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh tim, mulai dari Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Gapura, Otoritas Bandara, hingga tim teknis yang memastikan layanan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Kloter 11 merupakan gabungan jemaah dari Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 208 orang, Kabupaten Sijunjung 90 orang, Kabupaten Dharmasraya 83 orang, serta Kota Padang 4 orang. Rombongan didampingi lima petugas, dengan total 393 orang.

Dalam penerbangan itu, terdapat tiga kursi kosong karena alasan kesehatan. Sementara itu, 16 jemaah tercatat menggunakan layanan kursi roda.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.