Operasi Patuh Singgalang, Polres Kota Solok Tilang 1.458 Pelanggar

Sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas selama Operasi Patuh Singgalang 2018 diamankan di Polres Solok Kota. Foto : Fernandez
Sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas selama Operasi Patuh Singgalang 2018 diamankan di Polres Solok Kota. Foto : Fernandez
Sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas selama Operasi Patuh Singgalang 2018 diamankan di Polres Solok Kota. Foto : Fernandez
Sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas selama Operasi Patuh Singgalang 2018 diamankan di Polres Solok Kota. Foto : Fernandez

Solok – Tercatat, selama Operasi Patuh Singgalang 2018, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok Kota telah mengeluarkan pelanggaran tilang mencapai 1.458 terhadap pada pelanggar lalu lintas di kota tersebut. Jumlah pelanggaran ini dihitung dari 26 April hingga 9 Mei 2018.

Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Rifaizal Samual menyebutkan, tilang dikeluarkan saat operasi yang dilakukan di pusat Kota Solok dan sekitar wilayah hukum polres setempat.

“Operasi patuh dengan sistem stationer atau menetap dan hunting (mencari langsung) dilakukaan sebagai rule model dalam operasi ini. Hasilnya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat meningkat dari tahun sebelumnya 2017, yaitu berjumlah 1.033 tilang,” kata Kasat di Kota Solok, Rabu (9/5/2018).

Disebutkan Kasat, pelanggaran sendiri didominasi dengan pelanggaran tidak menggunakan pelindung helm, yakni helm sebanyak 471 pelanggaran.

“Kemudian, tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 213 pelanggaran, melawan arus 175 pelanggaran dan boncengan motor lebih dari satu, sebanyak 104 pelanggaran,” jelas Kasat.

Lanjut Kasat, untuk pelanggaran pengendara dibawah umur mencapai 112 orang, menerobos lampu merah 78 pelanggaran dan menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak 18 pelanggaran.

“Dan kami sudah mengamankan 751 sepeda motor selama operasi kali ini,” ujar Kasat.

Selain itu, dalam Operasi Patuh Singgalang kali ini, Polres Solok mengerahkan sebanyak 35 personel.

“Kita berharap dengan operasi ini masyarakat semakin sadar dengan aturan lalu lintas, sehingga penyebab laka berkurang,” harapnya.

[Fernandez]