Pemkab Solsel Tetapkan Tujuh Hari Masa Tanggap Darurat

Ilustrasi Banjir
Ilustrasi Banjir

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung Jumat (14/9/2017).

Langkah ini dilakukan karena banjir bandang yang melanda Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (14/9/2017) malam.

“Masa tanggap darurat dimulai pada hari ini. Kami kini tengah menyiapkan administrasinya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Rusdi Harmen di Padang Aro, Jumat dilansir Antaranews.

Rusdi menyebutkan, warga yang terkena dampak banjir berjumlah 571 jiwa dari 190 Kepala Keluarga (KK) pada empat jorong Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

Warga sendiri membutuhkan bantuan pangan dan sandang karena rumah mereka terendam banjir hingga satu meter.

“Bantuan makanan sudah kami beri pada pagi dan siang ini. Sore nanti kami akan mendirikan dapur umum di Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh,” jelasnya.

Ditambahkan Rusdi, pemerintah setempat telah mengajukan bantuan beras ke Bulog Padang dan kini telah dikirim sebanyak 1,2 ton beras.

Kemudian, Pemkab melalui PDAM juga telah menyalurkan air bersih bagi para korban banjir bandang di Jorong Bancah Anak Lolo, Lolo Atas, Batu Kulambai, dan Batang Lolo.

“Air bersih sudah disalurkan oleh PDAM dan posko kesehatan telah didirikan di lokasi banjir,” katanya.

Untuk diketahui, banjir bandang yang melanda daerah itu merusak sejumlah infrastruktur, sawah, termasuk jaringan PDAM juga rusak serta rumah penduduk.

Berdasarkan data BPBD Solok Selatan, rumah warga yang terkena dampak banjir sebanyak 138 unit dengan rumah berat 42 rumah, rusak sedang enam rumah dan rusak ringan 90 rumah.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...