Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Pemkab Tanah Datar Percepat Pembangunan Huntap Pascabencana

339
×

Pemkab Tanah Datar Percepat Pembangunan Huntap Pascabencana

Sebarkan artikel ini

Upaya tersebut disampaikan Bupati Eka Putra saat bertemu Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansah di Jakarta, kemarin.

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mendorong percepatan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di daerah itu, baik huntap terpadu maupun mandiri.

Upaya tersebut disampaikan Bupati Eka Putra saat bertemu Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansah di Jakarta, Kamis (7/6/2026) kemarin.

Eka Putra mengatakan pertemuan itu membahas langkah strategis percepatan pembangunan huntap terpadu dan mandiri sebagai bagian dari pemulihan pascabencana yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Tanah Datar untuk memastikan warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Menurut Eka, percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas agar masyarakat tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara.

Koordinasi juga difokuskan pada sinkronisasi data, kesiapan lahan, serta dukungan teknis dan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan berjalan optimal.

Ia berharap kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan BNPB dapat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tanah Datar.

Dengan begitu, masyarakat bisa segera memperoleh kepastian atas hunian mereka.

Terkait huntap mandiri, Eka menyebut seluruh data yang telah dihimpun sudah disampaikan ke BNPB. Selain itu, lahan untuk pembangunan huntap mandiri juga telah dipersiapkan oleh masyarakat yang terdampak langsung bencana.

Berdasarkan data yang diajukan ke BNPB melalui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, di empat kecamatan yakni Batipuh Selatan, Batipuh, Rambatan, dan X Koto, tercatat 88 unit huntap mandiri, 56 unit huntap terpadu, 3 warga tidak memilih, dan 1 tanpa pernyataan, dengan total 148 unit terdampak.

Eka berharap dukungan penuh pemerintah pusat melalui BNPB, terutama dalam anggaran, pendampingan teknis, dan percepatan administrasi, agar pembangunan huntap berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.