Kota PadangPemerintah

Percepat Pembangunan Huntap, Pemko Padang Optimalkan Dana TKD Rp371,85 Miliar

128
×

Percepat Pembangunan Huntap, Pemko Padang Optimalkan Dana TKD Rp371,85 Miliar

Sebarkan artikel ini
Rapat Monitoring dan Kunjungan Lapangan Penggunaan Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Pascabencana yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).
Rapat Monitoring dan Kunjungan Lapangan Penggunaan Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Pascabencana yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026). Foto : Istimewa

Padang – Pemerintah Kota Padang mengoptimalkan Dana Transfer ke Daerah (TKD) guna mempercepat pemulihan pascabencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.

Langkah strategis ini difinalisasi dalam Rapat Monitoring dan Kunjungan Lapangan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan prioritas utama pemerintah saat ini adalah percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Ia menekankan bahwa pembangunan hunian tersebut sangat krusial untuk menjamin kesejahteraan warga terdampak sekaligus menata kawasan secara menyeluruh.

Fadly berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan berkelanjutan melalui instrumen TKD untuk menuntaskan program tersebut.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menambahkan bahwa intervensi anggaran dari pusat menjadi kunci utama perbaikan infrastruktur publik yang rusak.

Menurut Maigus, dukungan dana ini sangat vital untuk mengakselerasi rekonstruksi di lapangan, terlebih mengingat tingginya kerawanan hidrometeorologi di Kota Padang.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Padang yang dinilai sangat sigap dalam proses pemulihan pascabencana.

Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, menyebut Padang sebagai salah satu daerah dengan respons tercepat dalam upaya bangkit dari bencana.

Kastorius menyoroti komitmen Pemkot Padang dalam merealisasikan target pembangunan 425 unit Huntap di Sumatera Barat.

Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, memastikan alokasi dana pemulihan tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan regulasi.

Pemerintah Kota Padang sendiri telah menetapkan penggunaan tambahan TKD sebesar Rp371,85 miliar yang disahkan melalui Peraturan Wali Kota.

Horas menegaskan bahwa alokasi dana ini merupakan wujud nyata dukungan Mendagri bersama Presiden untuk mempercepat pemulihan daerah.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, berharap sinergi pendanaan ini dapat terus berlanjut.

Ia menyatakan bahwa dukungan anggaran yang konsisten sangat dibutuhkan agar seluruh program pembenahan infrastruktur pascabencana dapat tuntas sepenuhnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.