Padang – Sebanyak 5.000 vaksin corona produksi Sinovac Biotech akan diterima oleh Pemerintah Kota Padang untuk mengatasi Pandemi Covid-19.
Vaksin tersebut diprioritaskan kepada 2.500 tenaga kesehatan yang menerima sms pemberitahuan dari Kementrian Kesehatan.
“Data tenaga kesehatan sudah dimasukkan dan tenaga kesehatan yang valid itu sudah terima sms.Untuk kita di Kota Padang penerima vaksin lebih dari 2.500” ungkap Feri Mulyani Kadis Kesehatan Kota Padang pada Selasa, 4 Januari 2021.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan akan melakukan klarifikasi terhadap kesehatan daei tenaga kesehatan tersebut.
Jika mereka terdapat sudah pernah terpapar virus corona atau tenaga kesehatan itu memiliki penyakit bawaan, maka mereka tidak akan diberikan vaksin tersebut.
“Kalau sudah sampai, yang menerima sms akan kita klarifikasi.Jika sudah pernah terinfeksi mereka tidak di vaksin atau ada penyakit, maka ditunda pemberian vaksinnya” jelas Feri Mulyani.
Ia juga menambahkan, orang yang sudah pernah terpapar virus corona tidak harus mendapatkan vaksin karena didalam tubuh mereka sudah terbentuk antibodi walaupun tidak banyak.
“Tidak diprioritaskan untuk divaksin, karena didalam tubuhnya sudah terbentuk antibodi” ujarnya.
Menurutnya, pemberian vaksin yang akan berlangsung hingga tahun 2022 kepada masyarakat tidak akan sepenuhnya menyelesaikan Pandemi Covid-19.
“Vaksin ini tidak serta merta menyelesaikan covid, karena program pemberian vaksin sampai selesai di 2022.Prioritas awal baru tenaga kesehatan” pungkasnya.






