Sejumlah Kawasan Terendam Air dan Dihantam Longsor di Kabupaten Solok

Foto: Batang Lembang meluap di kawasan Balai Pinang, Kabupaten Solok. (Ist)

 

SOLOK, KABARSUMBAR – Kawasan Kabupaten Solok sepanjang hari kemarin, Selasa (4/12) diguyur hujan yang cukup deras mengakibatkan terjadinya luapan dari sungai dan longsor.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, luapan Batang Lembang terjadi di kawasan Balai Pinang, namun air yang meluber dari badan sungai hanya menggenangi jalan.

“Air naik pagi tadi karena dipicu hujan lebat sejak malam kemarin,” ungkap Salah seorang warga, Sari (28) Rabu (5/12).

Namun sekitar pukul 08.00 WIB, jalanan di kawasan Balai Pinang kembali mengering air seiring dengan meredanya hujan. Kendati demikian, sejumlah warga mengaku juga sudah siap-siap untuk mengantisipasi banjir yang lebih besar.

Dari pantauan, di kawasan Koto Baru, Kecamatan Kubung, air juga sempat menggenangi sejumlah halaman sekolah dan halaman rumah warga namun kembali surut seiring teduhnya hujan. Air juga terlihat sempat menggenangi sejumlah sawah dan ladang milik masyarakat.

Kondisi tidak jauh berbeda juga terjadi di kawasan Jorong Sawah Taluek, Nagari Cupak. Sedikitnya, 3 rumah warga yang ada di tepian sungai sempat tergenang air. Berikut kolam pancing dan areal pertanian warga.

“Ada sekitar tiga rumah, tapi air sudah surut dan rumah warga yang sebelumnya tergenang air sudah kembali dibersihkan,” sebut Budi.

Bencana longsor dikabarkan terjadi di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto Diateh. Menurut Camat setempat, Teta Midra, ada sejumlah titik longsor di Kecamatan X Koto Diateh.

“Ada sejumlah titik jalan di kawasan Paninjauan dan Tanjung Balik serta Nagari Katialo yang ditutupi material longsor,” jelas Teta dibalik teleponnya.

Foto: Bencana longsor terjadi di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto Diateh, Kabupaten Solok. (Ist)

 

Akibat longsor, akses jalan kabupaten yang ada di Nagari Tanjung Balik terputus total akibat runtuhnya tebing jalan. Sementara di Nagari Paninjauan dan Katialo, jalan masih bisa dilewati kendaraan.

“Kita sudah kontak dinas terkait untuk membantu proses pembersihan material longsor,” ucap Teta yang tengah berada di lokasi longsor.

Hingga berita ini diturunkan, jalan di Nagari Sulit Air masih belum bisa dilewati. Warga terpaksa mengambil jalan alternatif.

(Fernandez)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...