Tradisi Barayo Masyarakat Minangkabau untuk Menjaga Silaturahmi

Rumah Gadang
Foto: internet

Padang Berbagai tradisi yang dilakukan masyarakat Minangkabau saat hari raya yang tidak hilang ditelan pandemi. Salah satunya, tradisi barayo atau berkunjung ke rumah saudara yang biasanya digelar oleh masyarakat asli Kurai, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Namun, seiring berjalannya waktu tradisi serupa juga digelar diberbagai daerah yang ada di Sumatera Barat. Tradisi barayo identik dengan membawa beras untuk bersilaturahmi.

Disinilah peran kaum perempuan yang nantinya membawa beras tersebut dan biasanya dijinjing ke atas kepala. Untuk kaum lelaki hanya bertugas mengantarkan kaum perempuan ke rumah sanak saudara.

Tapi sangat disayangkan sekali, banyak dari generasi muda yang enggan melakukan tradisi ini. Khususnya kaum perempuan yang seharusnya sudah memahami bagaimana cara menjalani tradisi ini agar tidak terlupakan.

Tradisi barayo identik dilakukan oleh ibu-ibu yang masih menjunjung tinggi nilai tradisi, khususnya masyarakat suku Kurai.

Oleh karena itu, perlunya penerapan sejak dini tradisi yang ada agar tetap terlaksanakan sebagaimana mestinya. Selain itu, untuk meminimalisir gaya atau trend masyarakat kekinian yang berbeda dengan adat.

Dengan adanya pembatasan kegiatan selama lebaran, untuk itu masyarakat dihimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat bersilaturahmi.

 

 

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.