Kota Padang

Wako Padang Gaungkan Teknologi Dorong Kesetaraan Gender di ICGCS

220
×

Wako Padang Gaungkan Teknologi Dorong Kesetaraan Gender di ICGCS

Sebarkan artikel ini
the-3rd-icgcs-2025,-wako-padang-soroti-peran-teknologi-dalam-wujudkan-kesetaraan-gender
Foto : Diskominfo Kota Padang

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyoroti peran krusial teknologi dalam mewujudkan kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan saat ia menjadi pembicara utama di konferensi internasional The 3rd International Conference on Gender, Culture and Society (ICGCS) 2025, Selasa (9/9/2025).

Konferensi yang berlangsung di Hotel Truntum Padang ini dihadiri oleh para akademisi dan praktisi dari berbagai negara.

Fadly menjelaskan bahwa kesetaraan bukan hanya tentang laki-laki dan perempuan. Kesetaraan mencakup perlakuan adil bagi setiap individu tanpa diskriminasi, baik dari aspek sosial, budaya, maupun akses terhadap teknologi.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan interseksionalitas dalam melihat isu gender dari berbagai sudut pandang. Teknologi, menurutnya, memiliki peran penting dalam menjembatani kesenjangan sosial.

Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen untuk mewujudkan visi tersebut.

“Pemko Padang telah mengimplementasikan sejumlah program, mulai dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), hingga Partisipasi Anak dan Perempuan (PATBM),” jelas Fadly.

Warga juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan terintegrasi di aplikasi Padang Mobile untuk melaporkan berbagai hal, termasuk kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Wakil Rektor IV Unand, Henmaidi, menyambut baik kehadiran Wali Kota Padang sebagai pembicara. Hal ini dinilai sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung kesetaraan gender dan pembangunan inklusif.

Ketua Panitia ICGCS 2025, Andri Rusta, menegaskan bahwa konferensi ini bukan hanya ruang akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring global.

Konferensi yang diselenggarakan oleh Center for Gender, Child, and Family Development Universitas Andalas (Unand) bersama Indonesian Association of Woman/Gender and Child Studies (ASWGI) ini berlangsung hingga 11 September. Diharapkan, hasil konferensi ini dapat diimplementasikan menjadi rekomendasi kebijakan yang berdampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.