Padang – Hengki Ardiles, figur ikonik dalam sejarah Semen Padang FC, mengumumkan perpisahannya dengan klub berjulukan Kabau Sirah tersebut pada Jumat (11/5/2025).
Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, memicu spekulasi yang kemudian dikonfirmasi oleh yang bersangkutan.
Hengki membenarkan isi unggahan yang menampilkan logo klub disertai tulisan “terima kasih Semen Padang FC”.
Ia menjelaskan manajemen Semen Padang FC tidak memperpanjang kontraknya.
“Iya, tadi malam baru di WhatsApp manajer bahwa tidak lanjut,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Win Bernadino, menjelaskan masa kerja Hengki sebagai asisten pelatih telah berakhir.
Penentuan staf kepelatihan untuk musim mendatang akan menjadi wewenang pelatih kepala, Eduardo Almeida.
Win menegaskan pentingnya kekompakan tim pelatih.
“Staff kepelatihan ditentukan head coach. Yang penting bagi kita, coach team harus solid,” tuturnya.
Hengki, yang memiliki Lisensi A AFC, memulai perjalanan kepelatihannya di Semen Padang FC pada tahun 2019 sebagai asisten pelatih tim U-20.
Karirnya terus menanjak hingga menjadi asisten pelatih tim utama pada Liga 2 musim 2022, di mana ia mendampingi Delfi Adri.
Pada tahun 2024, pria kelahiran Padang Panjang, 20 Mei 1981 ini sempat ditunjuk sebagai pelatih interim setelah manajemen memutuskan kontrak Hendri Susilo, memimpin skuad Kabau Sirah pada Liga 1 2024/2025.






