PemerintahSumatera Barat

Relawan Minta Gubernur Sumbar Evaluasi Total Dinas Pendidikan

361
×

Relawan Minta Gubernur Sumbar Evaluasi Total Dinas Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Koordinator Sumbar Madani Zuhrizul Chaniago. Foto : Utusanindo
Koordinator Sumbar Madani Zuhrizul Chaniago. Foto : Utusanindo

Padang – Kinerja Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar) menjadi sorotan tajam.

Ketua Relawan Mahyeldi-Vasko pada Pilkada 2024 Muhammad Zuhrizul, mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Dinas Pendidikan.

Desakan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah masalah pendidikan di Sumbar, termasuk polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan isu pembangunan sekolah yang mangkrak.

“Jangan biarkan ‘benalu’ di Pemprov Sumbar,” tegas Zuhrizul, Rabu (16/7/2025), mengkritik kepala dinas yang dinilai hanya menjalankan rutinitas tanpa inovasi.

Zuhrizul secara spesifik menyoroti Dinas Pendidikan Sumbar, menilai bahwa untuk menyukseskan program unggulan (Progul) Mahyeldi-Vasko, dibutuhkan sosok yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki daya inovasi yang kuat.

“Masalah pendidikan adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Zuhrizul, menekankan pentingnya evaluasi objektif dalam menentukan pemimpin yang kompeten di bidang pendidikan.

Ia juga mengingatkan agar penunjukan pejabat tidak didasarkan pada kedekatan emosional semata.

Zuhrizul menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah Dinas Pendidikan Sumbar, termasuk masalah pengadaan dan kunjungan kerja ke luar negeri yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta masalah beasiswa Rajawali.

“Masak untuk studi banding keluar negeri dengan anggaran ratusan juta rupiah ada uang, tapi untuk penambahan lokal tidak ada uang, ini kan sangat miris sekali,” sindirnya.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam mencari solusi atas masalah pendidikan yang berulang, seperti evaluasi potensi siswa baru dan penambahan fasilitas belajar.

Desakan Zuhrizul ini sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan perubahan signifikan dalam dunia pendidikan Sumbar.

DPRD Sumbar pun diharapkan proaktif dalam mengawasi kinerja OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan.

Sementara itu, kalangan terbatas membantah pernyataan pedas M Zuhrizul itu.

Menurut mereka, Kadis Pendidikan Sumbar, telah bekerja all out, termasuk mengusulkan penambahan lokal dan penambahan BOS.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.