Jakarta – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) terus memantapkan upaya modernisasi data bola basket nasional dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pelatihan manajemen organisasi penginputan database.
Kegiatan ini berlangsung secara hybrid pada 2-3 Desember 2025 dan diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai daerah.
Bimtek ini menjadi langkah konkret setelah PERBASI meluncurkan program penguatan database resmi pada perayaan HUT ke-74 di Surakarta, Oktober lalu. Inisiatif ini bertujuan mendorong digitalisasi sistem data hingga ke tingkat daerah.
Sekretaris Jenderal DPP PERBASI, Nirmala Dewi, menekankan pentingnya database sebagai tolok ukur keaktifan setiap daerah.
“Database ini penting untuk organisasi […] pengurus di daerah diharapkan merespons aktif dan terpacu menyambut program ini,” ujarnya.
Bidang Database DPP PERBASI, Jamin Mattotoran, menjelaskan bahwa digitalisasi ini selaras dengan program Satu Data Indonesia.
Proses digitalisasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari DPP, Pengprov, Pengkot, Pengkab, hingga klub.
Integrasi data ini akan mempermudah akses informasi bagi pemain, klub, wasit, dan komunitas.
Data historis atlet maupun klub juga akan tersaji secara rinci.
“Pemain itu dari mana langsung keluar data-datanya, historinya ada, pernah main di klub mana, pertandingan apa, klubnya menjuarai apa, seperti itu,” kata Jamin. Sistem ini juga akan mempermudah proses administrasi dan pelacakan perpindahan pemain.
Ketua Umum DPP PERBASI, G. Budisatrio Djiwandono, berharap seluruh ekosistem basket Tanah Air dapat terintegrasi dalam satu data terpadu.






