Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana.
Hal ini ditegaskan saat pertemuan dengan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumbar di Istana Gubernuran, Rabu (31/12/2025).
Tujuan utama dari koordinasi ini adalah memastikan bahwa setiap tindakan dan penggunaan anggaran dalam penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
“Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” ujar Mahyeldi.
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis, termasuk pengelolaan anggaran, mekanisme pelaksanaan kegiatan, dan pengawasan dampak bencana hidrometeorologi.
Pemprov Sumbar berkomitmen untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transparansi dalam setiap tahapan penanganan bencana, serta berharap sinergi dengan BPK dapat terus terjaga untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Dukungan dan masukan dari BPK sangat dibutuhkan agar program penanganan bencana dapat dilaksanakan sesuai aturan.
Kita ingin bergerak cepat membantu masyarakat, namun tetap berada dalam koridor tata kelola yang baik,” ungkapnya.






