Kota PadangPemerintah

Kerja Sama Sister City, Wali Kota Padang Gandeng Jerman Bangun Kota Berkelanjutan

384
×

Kerja Sama Sister City, Wali Kota Padang Gandeng Jerman Bangun Kota Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang aktif menjajaki kerja sama dengan Jerman dalam bidang pelestarian lingkungan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek strategis, termasuk revitalisasi Sungai Batang Arau, kepada Pemerintah Jerman melalui skema kerja sama bilateral yang rencananya akan direalisasikan pada tahun 2026.

Usulan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) daring yang digelar Senin (12/1/2026), bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI), Ary Sudijanto.

Rakor ini juga melibatkan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, serta jajaran direktorat terkait di lingkungan KLH RI.

Fadly Amran menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan kelanjutan dari hubungan sister city yang telah terjalin antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman, sejak tahun 1988.

Ia berharap dukungan dari Pemerintah Jerman, melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), dapat mempercepat realisasi proyek-proyek lingkungan yang telah diusulkan.

“Kami mengusulkan kerja sama revitalisasi Sungai Batang Arau, khususnya dalam pengelolaan air limbah, serta pengembangan transportasi massal berbasis listrik untuk Trans Padang,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, usulan ini telah disampaikan sejak November 2025 dan diharapkan dapat segera terwujud dengan dukungan dari kementerian terkait.

Revitalisasi Sungai Batang Arau menjadi prioritas karena merupakan bagian dari Program Unggulan Jelajah Padang yang fokus pada pengembangan kawasan Kota Tua.

Fadly Amran meyakini bahwa keberhasilan proyek ini akan meningkatkan investasi dan kunjungan wisatawan ke Kota Padang.

Ary Sudijanto menyambut baik usulan kerja sama dari Pemerintah Kota Padang.

Ia menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda nasional terkait pengendalian perubahan iklim dan penguatan tata kelola lingkungan hidup.

“Pada prinsipnya kami mendukung usulan Kota Padang, khususnya terkait pengelolaan sungai, sanitasi, dan transportasi rendah emisi. KLH akan mengoordinasikan lebih lanjut dengan kementerian terkait dan mitra internasional agar program ini terwujud secara baik,” kata Ary Sudijanto.

Fadly Amran menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari *roadmap* pembangunan Kota Padang menuju visi kota sehat dan kota pintar.

Ia menekankan pentingnya infrastruktur lingkungan dan sistem sanitasi yang berkelanjutan sebagai kebutuhan mendasar untuk memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.