PemerintahSumatera Barat

Sumbar Gelar Tarhib Ramadhan, Luncurkan Pesantren Ramadan Tahun 2026

886
×

Sumbar Gelar Tarhib Ramadhan, Luncurkan Pesantren Ramadan Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
pemprov-sumbar-luncurkan-pesantren-ramadan-2026
Pemprov Sumbar Luncurkan Pesantren Ramadan 2026

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi meluncurkan program Pesantren Ramadhan 1447 H.

Peluncuran ditandai dengan kegiatan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini menjadi sinyal kesiapan daerah menyambut bulan suci Ramadhan. Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat nilai keagamaan dan membina generasi muda.

Acara bertema “Ramadhan Madrasah Generasi Emas, Membentuk Pemimpin Peradaban Masa Depan” dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Mulai dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, pelajar, hingga masyarakat umum.

Ketua Bidang Metodologi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Buya Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag., hadir memberikan ceramah agama.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai madrasah besar bagi umat Islam.

Menurutnya, Ramadhan adalah ruang yang tepat untuk membentuk akhlak, disiplin, kepedulian, dan kejujuran.

“Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah ritual, tetapi bulan pendidikan ruhani, pembentukan karakter, dan penguatan peradaban,” tegas Mahyeldi.

Ia mengajak masyarakat mengoptimalkan ibadah agar memperoleh keberkahan di bulan Ramadhan.

Mahyeldi menegaskan, peluncuran Pesantren Ramadhan 1447 H adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Sumatera Barat.

“Generasi muda saat ini adalah calon pemimpin di masa mendatang. Mereka perlu kita bekali secara intelektual, spiritual, dan moral,” ujarnya.

Pesantren Ramadhan, lanjutnya, adalah upaya mewujudkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing.

Mahyeldi menambahkan, program ini adalah komitmen Pemprov Sumbar membangun SDM yang unggul, religius, dan kompetitif.

“Kita tidak ingin meninggalkan generasi yang lemah secara mental, pengetahuan, ekonomi, dan agama,” katanya.

Buya Gusrizal Gazahar menyampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa karena di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.

“Ramadhan menjadi momentum utama untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa puasa sebulan penuh adalah sarana pembinaan keimanan dan keikhlasan.

“Tentukan niatmu, insya Allah Allah akan menolong. Ramadhan sejatinya melatih keikhlasan dan kejujuran,” pesannya.

Buya Gusrizal berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum lahirnya generasi yang beriman, cerdas, dan amanah.

Pemprov Sumbar berharap semangat menyambut bulan suci dapat diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan karakter generasi muda, serta terbangunnya peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.