Kota SawahluntoPolitik

DPRD Sawahlunto Bahas Alokasi Kursi dalam Pemilu 2029

62
×

DPRD Sawahlunto Bahas Alokasi Kursi dalam Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini

Sawahlunto – DPRD Kota Sawahlunto menggelar rapat kerja bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat guna membahas penataan daerah pemilihan (dapil) serta alokasi kursi untuk Pemilu 2029.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD pada Senin (18/5/2026) ini menjadi forum strategis untuk merespons dinamika aspirasi masyarakat terkait wilayah pemilihan.

Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Susi Haryati, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut atas wacana pemecahan Dapil Lembah Segar-Silungkang menjadi dua wilayah terpisah.

Pihaknya berkomitmen menampung keinginan tersebut dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi teknis yang berlaku.

“Kami hadir untuk mengoordinasikan wacana tersebut. DPRD memberikan saran agar penataan dapil nantinya benar-benar selaras dengan aturan yang ditetapkan KPU,” ujar Susi.

Ketua KPU Kota Sawahlunto, Hamdani, membenarkan bahwa usulan pemecahan dapil tersebut berakar dari aspirasi warga di Kecamatan Silungkang dan Kecamatan Lembah Segar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kehendak masyarakat bukan menjadi satu-satunya parameter penentu keputusan.

Menurut Hamdani, proses penataan dapil harus melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan berbagai variabel krusial. Beberapa indikator utama meliputi jumlah penduduk, kesetaraan nilai suara, asas pemilu proporsional, integritas wilayah, serta kohesivitas daerah.

“Aspirasi ini tetap kami tindak lanjuti, namun harus melalui proses panjang. Kami harus memperhatikan aspek kesinambungan dan prinsip regulasi dari KPU Pusat agar penataan dapil berjalan objektif,” tegas Hamdani.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kota Sawahlunto, komisioner, serta sekretariat KPU Kota Sawahlunto. Selain itu, hadir pula perwakilan pemerintah daerah, termasuk Asisten I, Kesbangpol, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.