Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Pemkab Tanah Datar Deklarasi Tolak LGBT dan Narkoba

122
×

Pemkab Tanah Datar Deklarasi Tolak LGBT dan Narkoba

Sebarkan artikel ini

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forkopimda, MUI, LKAAM, dan civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar resmi mendeklarasikan penolakan terhadap perilaku LGBT, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya.

Gerakan ini berlangsung di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Minggu (5/7/2026).

Deklarasi tersebut merupakan respons atas meningkatnya keresahan masyarakat terhadap maraknya perilaku menyimpang di wilayah Luhak Nan Tuo.

Seluruh elemen yang hadir membubuhkan tanda tangan sebagai simbol komitmen tegas menolak segala bentuk asusila.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, menyatakan gerakan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama instansi terkait dalam menyikapi aduan masyarakat.

“Langkah preventif ini harus diambil demi menjaga ketertiban dan moralitas di tengah masyarakat Tanah Datar,” ujar Nur Ichsan.

Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik LGBT.

Ia memastikan pelanggar norma akan dikenai sanksi tegas, baik secara hukum, adat, maupun agama.

Anton juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di lingkungan keluarga.

Ia meminta warga segera melapor jika menemukan indikasi perilaku menyimpang dan tidak memberikan ruang bagi pelaku untuk tampil di publik.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyebut deklarasi ini sebagai perang melawan kemaksiatan yang mengancam generasi muda.

Menurutnya, perilaku menyimpang tersebut sangat bertentangan dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Fadly berharap seluruh masyarakat mendukung gerakan ini demi masa depan generasi penerus.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Polres Tanah Datar atas inisiatif pencegahan tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Rektor UIN Mahmud Yunus Prof. Delmus Puneri Salim, serta pimpinan organisasi perangkat daerah setempat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.