Pemerintah

Kemnaker dan Unpad Berkolaborasi Cetak SDM Unggul Siap Kerja

51
×

Kemnaker dan Unpad Berkolaborasi Cetak SDM Unggul Siap Kerja

Sebarkan artikel ini
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan SDM dan bidang ketenagakerjaan melalui Penandatanganan Kesepahaman Bersama pada kegiatan Employer Meeting Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/5/2026).

Sumedang – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sektor ketenagakerjaan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam acara Employer Meeting Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 di Jatinangor, Sumedang, Senin (18/5/2026).

Kolaborasi ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berubah akibat transformasi digital.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa perguruan tinggi memegang peran krusial dalam mencetak talenta yang adaptif melalui riset dan inovasi.

“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Cris.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan mengintegrasikan berbagai program, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, hingga penguatan kajian ketenagakerjaan.

Fokus utama sinergi ini adalah mewujudkan *link and match* antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja agar lulusan memiliki daya saing yang relevan.

Selain itu, Kemnaker dan Unpad akan memperkuat pelatihan vokasi dengan menggabungkan program pelatihan pemerintah bersama kapasitas riset serta inovasi akademik yang dimiliki Unpad.

Cris menambahkan, Kemnaker berkomitmen memperluas akses peningkatan kompetensi melalui transformasi layanan digital SIAPKerja serta penguatan balai pelatihan vokasi.

Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan akses kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.