EkonomiKabupaten Agam

BNPB dan PNM Susun Skema Pemulihan Ekonomi Korban Bencana di Agam

86
×

BNPB dan PNM Susun Skema Pemulihan Ekonomi Korban Bencana di Agam

Sebarkan artikel ini
total-kerugian-bencana-galodo-di-agam-lebih-rp-600-miliar
Total Kerugian Bencana Galodo di Agam Lebih Rp 600 Miliar

Agam – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjajaki skema pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Inisiatif strategis ini diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam kolaborasi lintas sektor antara BNPB, PNM, dan Pemerintah Kabupaten Agam.

Penjajakan dilakukan melalui kunjungan lapangan ke wilayah Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, serta Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (20/6).

Rombongan peninjau dipimpin oleh Ketua Unsur Pengarah I BNPB, Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, bersama jajaran direksi PT PNM dan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR.

Komisaris Utama PT PNM, Dradjad Hari Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya sedang merumuskan pola pembiayaan yang tepat agar warga terdampak dapat segera menjalankan kembali usaha produktif mereka.

Ia menegaskan, PNM tengah mengkaji strategi terbaik untuk memastikan kontribusi maksimal dalam memulihkan ekonomi pascabencana.

Menurut Dradjad, dukungan tersebut secara spesifik difokuskan pada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil, dan menengah.

Skema pembiayaan yang disusun akan tetap berpijak pada prinsip profesional, namun dirancang lebih fleksibel guna meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, menyambut baik langkah tersebut dan menekankan pentingnya pemulihan yang komprehensif.

Ia menilai bahwa pembangunan kembali infrastruktur fisik harus dibarengi dengan upaya sistematis untuk membangkitkan roda perekonomian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap sinergi ini menghasilkan program pembiayaan yang tepat sasaran.

Harapannya, masyarakat dapat segera bangkit, kembali memperoleh penghasilan, dan mempercepat proses pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.