PemerintahSumatera Barat

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Pengembangan Perdagangan Karbon di Sumbar

143
×

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Pengembangan Perdagangan Karbon di Sumbar

Sebarkan artikel ini

Padang – Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, memulai kunjungan kerja dua hari di Sumatera Barat untuk memperkuat program strategis pengelolaan lingkungan hidup.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut kedatangan Menteri di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (13/7/2026).

Agenda utama kunjungan ini mencakup optimalisasi pengelolaan sampah terpadu, aksi penanaman pohon, serta pengembangan perdagangan karbon berbasis perhutanan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi memaparkan besarnya potensi perhutanan sosial dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh bagi kelompok perhutanan sosial dalam mengembangkan budidaya, ekowisata, hingga jasa lingkungan.

“Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk budidaya, pengembangan ekowisata, maupun jasa lingkungan lainnya,” ujar Mahyeldi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Jumhur Hidayat menilai Sumatera Barat memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon melalui pengelolaan hutan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa cadangan karbon pada kawasan hutan, termasuk hutan adat, dapat didata melalui Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI).

Unit karbon yang terdaftar nantinya memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diperdagangkan kepada pihak yang membutuhkan kompensasi emisi.

“Unit karbon itu bisa dibeli siapa pun dan nilainya cukup baik,” kata Jumhur.

Jumhur menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan kini memiliki nilai ekonomi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di tingkat daerah agar mampu mengelola mekanisme tersebut.

Ia mengusulkan penyelenggaraan pelatihan intensif agar masyarakat memahami alur pengelolaan hingga proses perdagangan karbon secara teknis.

Selama kunjungannya, Menteri dijadwalkan meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah terpadu di lapangan.

Selain itu, ia akan memimpin Rapat Koordinasi Lingkungan Hidup bersama seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap kunjungan ini mampu mempererat sinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam melestarikan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.