Travel

Libur Akhir Tahun, Ini Cara Menghindarkan Anak dari Gadget

3299
×

Libur Akhir Tahun, Ini Cara Menghindarkan Anak dari Gadget

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

JakartaLiburan akhir tahun jadi peluang tepat untuk menikmati waktu berkualitas dengan keluarga.

Namun, seiring perkembangan teknologi, waktu berkualitas bersatu dengan keluarga kerap tergerus akibat pemanfaatan gawai, khususnya oleh anak-anak. Alhasil aktivitas untuk menjauhkan anak dari gawai perlu dilakukan.

Berdasarkan survei yang tersebut dilaksanakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia, sebanyak 76,8 persen anak menggunakan gawai di dalam luar jam belajar.

Lebih lanjut, di survei yang dimaksud terdapat variasi pengaplikasian gawai, yakni 1 hingga 2 jam per hari sekitar 36,5 persen, durasi 25 jam per hari dengan 34,8 persen, dan juga durasi lebih besar dari 5 jam per hari sekitar 25,4 persen.

Angka yang disebutkan terlihat mengkhawatirkan oleh sebab itu anak-anak dapat terpapar dari dampak negatif penyelenggaraan gawai secara berlebihan. Kendati demikian, waktu liburan nataru yang digunakan sudah dekat dapat menjadi kesempatan untuk meminimalisir kecanduan gawai terhadap anak-anak, seperti dilansir dari berbagai laman, berikut ide aktivitas liburan untuk menjauhkan anak dari pengaplikasian gawai.

1. Edukasi Kawah Bersejarah pada Danau Toba

Seperti dilansir dari laman Indonesia.travel, Danau Toba merupakan danau terbesar se-Asia Tenggara dengan luas mencapai 1.145 kilometer persegi dengan Pulau Samosir di dalam tengahnya.

Berkat keindahan serta keunikan sejarah yang tersebut dimiliki, Danau Toba ditetapkan sebagai Destinasi Peluang Usaha Pariwisata Super Keutamaan oleh Kementerian Peluang Usaha Pariwisata dan juga Kondisi Keuangan Kreatif, anak-anak dapat mendapat wisata edukasi di area Danau Toba.

2. Berenang di area Pesisir Pantai Jernih Tanjung Kelayang

Selain wisata sejarah, anak-anak juga menyukai wisata alam yang melibatkan seluruh badannya, salah satu aktivitasnya yakni berenang.

Kendati demikian, wisata berenang bukan dapat dilaksanakan pada sembarang tempat, salah satu tempat yang dapat mengupayakan hal yang disebutkan yakni Pantai Tanjung Kelayang yang memiliki perpaduan pasir putih, air laut jernih, serta batuan granit besar mempesona sekaligus menyebabkan kawasan yang dimaksud menjadi Kawasan Sektor Bisnis Khusus atau KEK.

3. Ekowisata dalam Kepulauan Seribu

Tidak hanya saja menyediakan wisata khas perkotaan seperti pusat perdagangan dan juga tempat hiburan lainnya, Ibukota Indonesia juga mempunyai destinasi wisata bersifat ekowisata yang dimaksud dapat ditemukan di area Taman Nasional Kepulauan Seribu.

Pada tempat wisata tersebut, anak-anak dapat belajar mengenai keberadaan penyu mulai dari proses penetasan, pembesaran, hingga pelepasliaran penyu sisik.

4. Belajar Budaya dalam Candi Borobudur

Berikutnya terdapat edukasi budaya yang mana dapat diadakan di dalam Candi Borobudur dan juga merupakan situs warisan dunia oleh UNESCO pada 1991.

Dibangun pada abad ke-8 oleh dinasti Syailendra, Candi Borobudur mempunyai tiga struktur yang digunakan menggambarkan tingkatan alam semesta menurut filsafat Buddha, anak-anak dapat belajar mengenai kebudayaan Nusantara melalui relief maupun keterangan yang mana tersedia dalam Candi Borobudur.

5. Belajar Sejarah dalam Museum Angkut

Transportasi merupakan hal yang tersebut signifikan pada perkembangan keberadaan manusia, anak-anak dapat belajar sejarah mengenai sejarah angkutan di dalam Indonesia.

Seperti dilansir dari laman Antaranews.com, wisata edukasi sejarah mengenai transportasi di dalam Indonesia dapat ditemukan pada Museum Angkut yang terletak di tempat Jalan Terusan Sultan Agung No 2, Ngaglik, Batu, Jawa Timur.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.